SLEMAN, InfoPublik - Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Dinamika Sinema Nusantara (DSN) di Kapanewon Ngaglik, Sleman, terus mengoptimalkan pemanfaatan platform media digital, Selasa (3/11/2026).
Inisiatif ini digagas sebagai sarana penyebarluasan arus informasi, edukasi publik, promosi potensi lokal, sekaligus penguatan literasi bagi masyarakat perdesaan.
Komitmen pemberdayaan tersebut dibuktikan melalui capaian penetrasi audiens pada beragam kanal distribusi informasi yang dikelola komunitas secara swadaya.
Jaringan media lokal ini sukses menghimpun lebih dari 7.600 pelanggan di YouTube dengan 2,6 juta tayangan, ribuan pengikut di Instagram dan TikTok, serta memublikasikan ratusan artikel melalui portal berita resmi mereka.
Ketua KIM DSN, Andy Ahmad Akbar Zulfikar, menegaskan, perkembangan pesat media digital wajib diiringi dengan tanggung jawab moral untuk memberikan manfaat konkret bagi publik.
"Kekuatan sesungguhnya dari sebuah media masyarakat terletak pada kemampuannya menjadi jembatan informasi, ruang edukasi, serta sarana memperkenalkan potensi dan persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat," ungkap Andy.
Ruang berekspresi ini sekaligus menjadi medium produktif bagi generasi muda untuk mengasah keterampilan teknis jurnalistik, fotografi, hingga komunikasi publik secara praktis.
Publikasi konten kreatif diyakini mampu memperluas jangkauan pasar bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah sehingga sukses membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat.
Penguatan peran komunitas informasi ini memegang fungsi krusial dalam membangun daya kritis masyarakat agar terhindar dari paparan berita bohong atau hoaks.
Pengelolaan literasi digital yang bertanggung jawab diproyeksikan sanggup mendorong keterbukaan informasi dan memantik partisipasi aktif warga dalam mendukung roda pembangunan daerah. (MC Kab. Sleman/KIM DSN/EKS)