Batam, InfoPublik - Wali kota Batam Amsakar Achmad menegaskan, pentingnya sinergi antara legislatif, eksekutif, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas pemerintahan serta mempercepat pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penting agar program pembangunan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Demikian pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri, syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 DPRD Kota Batam di Kantor DPRD Kota Batam, Sabtu (31/10/2026). Ia hadir bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
Dalam sambutannya, Amsakar berharap, peringatan hari jadi DPRD tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Ia mengajak, seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk terus meningkatkan kontribusi bagi kemajuan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, serta bangsa dan negara.
“Syukuran yang kita laksanakan hari ini mudah-mudahan dapat melahirkan kearifan bagi kita semua. Bagaimana kita menjalankan peran dan fungsi masing-masing untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi daerah, bagi Kepulauan Riau, serta bagi bangsa dan negara yang kita cintai,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi, hubungan kerja antara DPRD dan Pemerintah Kota Batam yang selama ini terjalin baik. Berdasarkan pengalamannya di lingkungan birokrasi, ia menilai kepemimpinan DPRD Kota Batam saat ini mampu membangun soliditas dan sinergi dengan pemerintah daerah maupun Forkopimda.
Pihaknya menekankan, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan satu institusi. Diperlukan kesamaan pandangan, komunikasi terbuka, dan kolaborasi antarlembaga untuk menjaga kondusivitas daerah, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi.
“Tidak mungkin kita berbicara tentang kondusivitas daerah, tata kelola pemerintahan yang baik, serta pencapaian investasi dan pertumbuhan ekonomi apabila sinergi dan kolaborasi tidak berjalan. Kunci untuk memudahkan dan melancarkan tata kelola pemerintahan adalah sinergi dan kolaborasi,”imbuhnya.
Lebih lanjut, pihaknya mengajak, seluruh anggota DPRD dan pemangku kepentingan menjadikan usia ke-26 lembaga legislatif tersebut sebagai momentum evaluasi dan refleksi.
Evaluasi diperlukan untuk mengukur capaian yang telah diraih, mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperbaiki, serta merumuskan langkah strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
“Mudah-mudahan melalui momentum ulang tahun ke-26 ini, kita dapat melakukan kontemplasi dan perenungan. Melihat apa yang telah kita raih di masa lalu, apa yang sedang kita ikhtiarkan hari ini, serta apa yang ingin kita tuju pada masa mendatang,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda dan pihak terkait atas dukungan serta kerja sama yang telah terjalin selama ini.
Dukungan tersebut diharapkan terus terjaga, sehingga DPRD dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal serta sesuai dengan harapan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan selama ini dari seluruh Forkopimda. Semoga dalam menjalankan amanah ini, kami benar-benar dapat melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya.
Sinergi DPRD dan Pemerintah Kota Batam diharapkan terus terjaga, tidak hanya dalam penyelenggaraan pemerintahan, tetapi juga dalam menyelaraskan kebijakan dan program pembangunan. Dengan demikian, berbagai upaya pembangunan daerah dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.(Humas Diskominfo Batam/Yogi Septiyan/eyv)