Padang, Infopublik – Generasi muda dituntut tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga menggunakannya untuk menghasilkan karya, memperluas wawasan, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Di tengah derasnya arus informasi digital, kreativitas pemuda perlu berjalan beriringan dengan kepedulian sosial, semangat persatuan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Pemuda Purus Baru, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Sabtu (31/10/2026).
Maigus menegaskan, semangat Sumpah Pemuda tidak cukup diwujudkan melalui peringatan tahunan. Nilai persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata, mulai dari memperkuat solidaritas, menjaga ketertiban, hingga menggerakkan gotong royong di lingkungan tempat tinggal.
Menurut dia, perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berinovasi dan berpartisipasi dalam pembangunan. Namun, kemajuan digital juga harus diimbangi kemampuan menyaring informasi, menjaga etika, dan mempertahankan nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Maigus mengajak pemuda Padang mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah, tidak hanya melalui gagasan dan kreativitas, tetapi juga lewat tindakan sederhana yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, keterlibatan dalam kegiatan sosial, serta partisipasi menjaga keamanan dan ketertiban merupakan bentuk kontribusi yang dapat dimulai dari lingkungan terdekat.
Ia juga mengingatkan bahwa pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, generasi muda diharapkan menjadi penggerak perubahan sekaligus teladan dalam membangun kehidupan masyarakat yang aman, produktif, dan saling menghargai.
Selain mendorong kegiatan positif, Maigus menekankan pentingnya mencegah perilaku yang berisiko merugikan masa depan generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan berbagai tindakan yang melanggar hukum. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan keluarga, lingkungan pendidikan, dan masyarakat agar pembinaan pemuda berjalan secara berkelanjutan.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Purus Baru berlangsung dalam suasana kebersamaan dan dimeriahkan penampilan seni budaya dari generasi muda. Kegiatan ini turut dihadiri Camat Padang Barat Diko Riva Utama, Lurah Purus Zulwandry Anwar, serta tokoh masyarakat dan perwakilan pemuda setempat.
Penampilan seni budaya menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menjaga keberagaman budaya di tengah perkembangan zaman.
Semangat Sumpah Pemuda mengingatkan bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bekerja bersama. Bagi Kota Padang, nilai tersebut dapat diwujudkan melalui keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial, pengembangan potensi lokal, dan upaya menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Dengan demikian, peringatan Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperluas ruang berkarya, memperkuat kepedulian sosial, dan mendorong generasi muda mengambil bagian nyata dalam pembangunan Kota Padang.
(Dv)
~ 📤 by Ju