SLEMAN, InfoPublik - Karang Taruna Senyawa Padukuhan Seyegan, Sleman mengaktifkan kembali gerakan sosial Sedekah Sampah untuk membantu warga kurang mampu di wilayahnya.
Langkah kepedulian lingkungan tersebut dimatangkan melalui kegiatan pendampingan bersama Petugas Pendamping Pengelolaan Sampah Kapanewon Seyegan, Rabu (28/10/2026).
Melalui program bertajuk 'Sampah Terkelola, Kepedulian Terpelihara' ini, para pemuda rutin mengumpulkan serta memilah limbah bernilai jual setiap bulan.
Hasil penjualan material anorganik tersebut dikonversi menjadi paket bahan pokok yang disalurkan secara bergiliran bagi lima keluarga kurang mampu setiap tiga bulan.
Ketua Karang Taruna Senyawa, Putri Anggraini Mike Pratiwi, menjelaskan, inisiatif ini dirancang untuk mengintegrasikan pemeliharaan lingkungan dengan aksi kemanusiaan.
"Sedekah Sampah sejak awal tidak hanya bertujuan mengelola sampah, tetapi juga menjadi sarana berbagi kepada warga yang membutuhkan," ujar Mike.
Dukuh Seyegan, Fajariyanto, menyambut positif kebangkitan gerakan swadaya generasi muda tersebut dan menyediakan Balai Dusun sebagai pusat pemilahan sampah komunal.
Pihaknya mengarahkan agar program Sedekah Sampah diintegrasikan menjadi salah satu kelompok kerja resmi dalam struktur organisasi karang taruna.
"Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan peran pemuda dalam kegiatan sosial sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan," tegas Fajariyanto menyoroti urgensi regenerasi penggerak desa.
Petugas Pendamping Pengelolaan Sampah Kapanewon Seyegan, Sutarto Agus, mendorong para pemuda untuk menjadi fasilitator pemilahan sampah bagi kelompok masyarakat lokal lainnya.
Kolaborasi ini diyakini sanggup mengubah kebiasaan mereduksi limbah menjadi budaya hidup sehari-hari yang berkelanjutan. (MC Kab. Sleman/KIM Seyegan/Sutarto Agus)