Bone Bolango, InfoPublik - Kepala Dinas Peternakan dan perkebunan Provinsi Gorontalo, Ramdhan Pade, menegaskan saat ini Gorontalo telah menerapkan teknologi canggih berupa transfer embrio, yang kerap disebut sebagai "bayi tabung" pada sapi.
Menurut Ramdhan, berbeda dengan Inseminasi Buatan (IB) yang hanya memasukkan sperma ke dalam rahim induk, teknologi transfer embrio menitipkan embrio yang sudah jadi hasil pembuahan di laboratorium ke rahim sapi pengasuh.
Hasilnya, keturunan sapi murni 100 persen dari induk asal tanpa tercampur genetik induk pengasuh — sehingga kualitas ternak jauh lebih unggul.
"Alhamdulillah, dari dua embrio yang ditanam, satu berhasil berkembang. Ini adalah langkah besar bagi Gorontalo untuk menghadirkan bibit sapi berkualitas tinggi, seperti sapi Simental murni yang harganya bisa mencapai Rp40 juta per ekor," kata Ramdhan, saat menerima kunjungan Komisi II DPRD Boalemo yang dipimpin Karyawan Eka Putra Noho, Kamis (29/10/2026).
Pertemuan itu menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan langkah dalam mendorong pembangunan sektor peternakan dan perkebunan yang lebih maju di wilayah Kabupaten Boalemo maupun Provinsi Gorontalo secara keseluruhan.
Dalam pertemuan tersebut, Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo menyambut hangat kedatangan rombongan Komisi II DPRD Boalemo. Kedua belah pihak membahas berbagai hal strategis, mulai dari program inseminasi buatan, teknologi transfer embrio, hingga penyaluran bibit ternak dan tanaman perkebunan untuk tahun 2027.
Sementara itu, rombongan Komisi II DPRD Boalemo menyampaikan aspirasi dan harapan masyarakat di daerahnya, terutama terkait ketersediaan semen inseminasi buatan, pemerataan penyaluran bibit sapi agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial, serta kejelasan alur permohonan bantuan bibit tanaman perkebunan bagi kelompok tani di Boalemo.
Pertemuan berlangsung dalam suasana yang akrab dan konstruktif. Disepakati bahwa sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan provinsi adalah kunci utama agar program-program di sektor peternakan dan perkebunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gorontalo. (mcgorontaloprov/hariman)