Sumenep, InfoPublik – Sebelum menertibkan pelanggaran lalu lintas di tengah masyarakat, kepolisian memastikan kedisiplinan dimulai dari internal. Polresta Sumenep, Jawa Timur, menggelar Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh personel sebagai bagian dari persiapan menghadapi Operasi Patuh Semeru 2026, Selasa (27/10/2026).
Pemeriksaan yang dimulai pukul 06.00 WIB itu mencakup sikap tampang, kelengkapan administrasi pribadi, penggunaan seragam dinas, serta kepatuhan terhadap aturan kedinasan. Petugas juga memeriksa kelengkapan surat kendaraan, Kartu Tanda Anggota (KTA), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Kapolresta Sumenep Ariek Indra Sentanu melalui Kasi Humas menegaskan, Gaktibplin merupakan upaya memastikan setiap anggota Polri menjalankan aturan dan menjadi teladan sebelum melaksanakan penertiban di masyarakat.
“Personel Polri harus disiplin dulu sebelum menertibkan masyarakat. Gaktibplin ini untuk memastikan seluruh anggota tertib administrasi, tertib sikap, dan patuh aturan. Ini penting untuk mendukung Operasi Patuh Semeru 2026,” ujarnya.
Penegakan disiplin internal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun keteladanan aparat. Kepatuhan terhadap aturan kedinasan dan kelengkapan administrasi tidak hanya berkaitan dengan ketertiban organisasi, tetapi juga mencerminkan profesionalisme personel saat menjalankan tugas pelayanan dan penegakan hukum.
Polresta Sumenep berharap pemeriksaan ini mendorong seluruh personel menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Operasi Patuh Semeru 2026 diarahkan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. Melalui persiapan internal yang disiplin, kepolisian diharapkan dapat menjalankan operasi secara konsisten serta menguatkan pesan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.
(Res/Ren/Fer)