Fidijaya, InfoPublik — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Tengah (Halteng) mendorong penguatan budaya membaca dari lingkungan keluarga melalui peran Bunda Literasi di 10 kecamatan. Langkah sederhana, seperti menyediakan rak buku di rumah dan perpustakaan kecil di desa, diharapkan mendekatkan masyarakat dengan bahan bacaan.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Halteng, Ahlan Djumadil, saat menghadiri pengukuhan 10 Bunda Literasi Kecamatan di Gedung Perpustakaan Desa Fidijaya, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Selasa (27/10/2026).
“Ibu-ibu sekalian, pengukuhan ini bukan sekadar seremonial. Ada amanah besar yang dipikul Bunda Literasi, yaitu mengajak ibu dan anak-anak mencintai buku sejak dini, menumbuhkan budaya membaca di keluarga, dan memotivasi masyarakat bahwa membaca itu baik,” ujarnya.
Ahlan meminta Bunda Literasi membangun kerja sama dengan pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut perlu dilandasi semangat Fagogoru yang mengedepankan kebersamaan dan sikap saling membantu.
“Satu desa satu perpustakaan kecil, satu rumah satu rak buku. Mulai dari hal yang sederhana,” pesannya.
Pengukuhan dilakukan Bunda Literasi Halteng sekaligus Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Halteng, Rallia Asyari.
Dalam sambutannya, Rallia menegaskan bahwa pengukuhan tersebut membawa tanggung jawab untuk membangun generasi yang cerdas dan berkarakter berdasarkan falsafah Fagogoru.
Ia berharap para Bunda Literasi mendampingi anak-anak dan masyarakat dalam mengembangkan kebiasaan membaca. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan memperluas pengetahuan dan meningkatkan kemampuan berpikir.