Padang, InfoPublik – Pemerintah Kota Padang mempercepat rehabilitasi trotoar dan drainase di kawasan Pasar Raya serta jalur wisata Jalan Samudera. Pembenahan ini diarahkan untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, memperbaiki fungsi drainase, dan mempercantik ruang publik di pusat aktivitas ekonomi maupun kawasan pesisir.
Pengerjaan yang dipantau pada Kamis (22/10/2026) tersebut mencakup sejumlah ruas strategis di Pasar Raya, yakni Jalan Sandang Pangan, Jalan Bundo Kanduang, dan kawasan Hiligoo. Sementara itu, di kawasan pesisir, rehabilitasi trotoar membentang sepanjang 3.288 meter, dari Masjid Al Hakim hingga kawasan Danau Cimpago.
Di Pasar Raya, penataan dilakukan pada ruas dengan panjang rata-rata sekitar 300 meter. Pelaksana Teknis, Tegar Muboka, menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut mencakup penataan drainase dan trotoar untuk mendukung fungsi kawasan perdagangan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Proyek di kawasan Pasar Raya memiliki masa kontrak 170 hari kalender dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026. Penyelesaian pekerjaan diharapkan mendukung aktivitas pedagang dan pengunjung dengan lingkungan pasar yang lebih tertata serta fasilitas pejalan kaki yang lebih baik.
Selain pusat perdagangan, Pemko Padang juga merehabilitasi trotoar di sepanjang Jalan Samudera yang menjadi salah satu jalur aktivitas masyarakat dan wisatawan di kawasan pantai.
Pelaksana Teknis, Dwi Santono, menyebutkan bahwa proyek tersebut memiliki panjang 3.288 meter, membentang dari Masjid Al Hakim hingga kawasan Danau Cimpago. Pekerjaan dimulai setelah kontrak disepakati pada 13 Juli 2026 dan dijadwalkan rampung pada 19 Desember 2026.
Dari sisi desain, trotoar menggunakan material batu andesit yang disesuaikan dengan pola estetika trotoar sebelumnya. Penataan juga meliputi pemasangan lampu penerangan jenis artolite serta penanaman kembali pohon pelindung di area trotoar.
Pohon pelindung direncanakan berjarak sekitar 15 meter satu sama lain untuk menghadirkan jalur pedestrian yang lebih teduh dan asri. Perpaduan material, penerangan, dan penghijauan tersebut diharapkan meningkatkan kenyamanan warga yang berjalan kaki sekaligus memperkuat daya tarik kawasan wisata pesisir.
Rehabilitasi trotoar dan drainase di dua kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas infrastruktur perkotaan. Di Pasar Raya, penataan menyasar kawasan dengan aktivitas perdagangan yang padat, sedangkan di Jalan Samudera, pembenahan diarahkan untuk menunjang mobilitas pejalan kaki dan kenyamanan pengunjung kawasan pantai.
Ketepatan waktu penyelesaian dan kualitas hasil pekerjaan menjadi faktor penting agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat. Trotoar yang nyaman, drainase yang berfungsi baik, penerangan yang memadai, serta keberadaan pohon pelindung diharapkan menjadikan ruang publik Padang lebih tertata, aman, dan ramah bagi warga maupun wisatawan.
(Tfk)
~ 📤 by Ju