Lumajang, InfoPublik — Sebanyak enam peserta berhasil meraih penghargaan dalam ajang Melanda Awards 2026 yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lumajang. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan karya generasi muda dalam bidang seni dan pertunjukan.
Pengumuman pemenang disampaikan melalui gelar wicara JELITA (Jelajah Informasi dan Berita) di Radio Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Suara Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (22/10/2026).
Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kabupaten Lumajang, Siswo Handoko, mengatakan Melanda Awards 2026 mengusung tema “Ruang Ekspresi, Wadah Kreasi, Panggung Generasi” sebagai upaya memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengembangkan potensi dan menampilkan karya.
Menurutnya, komunitas pemuda memiliki peran penting dalam membangun lingkungan yang mendorong kreativitas, pembelajaran, dan kolaborasi. “Dalam Melanda Awards 2026 ini komunitas yang tampil memiliki peran penting karena dapat menjadi tempat bagi pemuda untuk belajar, berkolaborasi, mengasah kemampuan, dan menghasilkan karya yang memberikan dampak positif bagi lingkungan,” ujar Siswo.
Ia berharap ajang tersebut dapat mendorong semakin banyak komunitas pemuda untuk aktif berkegiatan sekaligus menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Berdasarkan hasil penilaian dewan kurator, enam peserta berhasil meraih penghargaan Melanda Awards 2026.
Juara pertama diraih Ayu Langgeng melalui karya Kencak Sasmita, disusul Abipraswara dengan Tari Kridangga sebagai juara kedua.
Sementara itu, Grodve Star menempati posisi ketiga, Dofinity meraih juara keempat, Akustik SME berada di posisi kelima, dan Bustanul Wiga memperoleh juara keenam.
Anggota Dewan Kurator, Gatot, menjelaskan bahwa penetapan pemenang dilakukan melalui penilaian terhadap sejumlah aspek pertunjukan, mulai dari kualitas artistik hingga kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan kepada penonton.
“Format penilaian kami begitu banyak pertimbangan bidang yaitu kesatuan artistik yang koordinatif dan dinamis dalam sebuah penampilan atau pertunjukan, serta penekanan atau intonasi dari tampilan ini harus tampak pada apa yang akan disampaikan pada audience,” ungkap Gatot.
Menurutnya, keselarasan unsur artistik, koordinasi antarpelaku pertunjukan, serta dinamika penampilan menjadi pertimbangan dalam menentukan kualitas karya peserta.
Selain itu, kejelasan penyampaian pesan melalui penekanan dan intonasi turut menjadi bagian dari penilaian.
Sementara itu, Anggota Dewan Kurator, Windy Meiliyah, mengatakan kualitas pertunjukan juga dinilai berdasarkan kemampuan peserta menyajikan penampilan yang menarik dan menghibur masyarakat.
Dispora Kabupaten Lumajang menjadwalkan penyerahan piala kepada enam pemenang Melanda Awards 2026 pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026).
Penyerahan penghargaan tersebut akan berlangsung di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.
Melalui kegiatan tersebut, Dispora Lumajang berupaya memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, meningkatkan keterampilan, serta memperkenalkan karya kepada masyarakat.
Keberlanjutan Melanda Awards juga diharapkan dapat memperkuat aktivitas komunitas pemuda sehingga semakin banyak karya kreatif yang lahir dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan seni serta kehidupan masyarakat di Kabupaten Lumajang.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/Fb/An-m)