Suka Makmue, InfoPublik — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya menyalurkan bantuan masa panik berupa kebutuhan pokok dan uang tunai kepada dua kepala keluarga (KK) korban kebakaran di Gampong Lung Keubeu Jagat, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Masing-masing keluarga menerima bantuan uang tunai sebesar Rp4 juta melalui Baitul Mal Nagan Raya.
Bantuan tersebut diserahkan Wakil Bupati (Wabup) Nagan Raya, Raja Sayang, saat mengunjungi lokasi kebakaran pada Kamis (22/10/2026).
Kebakaran yang terjadi pada Rabu (21/10/2026) malam tersebut menghanguskan rumah milik Nurcahya (75). Sementara itu, rumah milik anaknya, Sudirman (40), yang berada berdekatan, mengalami kerusakan akibat kebakaran pada sebagian bangunan.
Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran belum disebutkan dalam laporan tersebut.
Wabup Raja Sayang mengatakan, penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah, terutama dalam memenuhi kebutuhan mendesak setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
“Setelah menerima laporan kebakaran di Gampong Lung Keubeu Jagat, Bapak Bupati TRK langsung memerintahkan kami untuk mengunjungi korban sekaligus menyerahkan bantuan masa panik,” ujar Raja Sayang.
Menurutnya, pemerintah daerah berupaya merespons laporan bencana yang menimpa masyarakat dengan memberikan bantuan sesuai kebutuhan para korban.
Bantuan logistik yang disalurkan meliputi beras, mi instan, air mineral, telur, minyak goreng, saus, kecap, handuk, matras, selimut, mukena, sajadah, daster, kain sarung, kelambu, serta paket kebutuhan keluarga (family kit).
Selain bantuan kebutuhan pokok, Pemkab Nagan Raya melalui Baitul Mal menyerahkan uang tunai sebesar Rp4 juta kepada masing-masing kepala keluarga. Dengan demikian, total bantuan uang tunai yang diberikan kepada kedua keluarga tersebut mencapai Rp8 juta.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban yang sedang menghadapi musibah,” harap Raja Sayang.
Dalam kunjungannya, Raja Sayang juga memberikan perhatian terhadap dokumen kependudukan korban yang dilaporkan ikut terbakar.
Ia meminta pemerintah kecamatan dan gampong membantu proses pengurusan kembali kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) milik Nurcahya.
“Pak Keuchik dan Pak Camat, mohon bantu Ibu Nurcahya mengurus kembali KTP dan KK yang terbakar,” pintanya.
Menurut Raja Sayang, pendampingan terhadap korban tidak hanya dilakukan melalui penyaluran bantuan logistik, tetapi juga dengan membantu pemulihan kebutuhan administrasi kependudukan yang terdampak kebakaran.
Sementara itu, Nurcahya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada keluarganya.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Wabup yang telah datang menjenguk kami dan memberikan bantuan,” ujar Nurcahya.
(MC Kab. Nagan Raya/WZ)