Kota Gorontalo, InfoPublik - Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Provinsi Gorontalo mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing serta memperluas jangkauan pemasaran hingga ke pasar internasional.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Pelatihan Bagaimana Memulai Ekspor bagi UMKM” yang berlangsung pada 21–23 Oktober 2026.
Kegiatan itu merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Diskumperindag Provinsi Gorontalo. Sebanyak 30 pelaku UMKM mengikuti pelatihan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan pelaku usaha daerah dalam memasuki pasar ekspor.
Fayzal Lamakaraka menyampaikan, bahwa kegiatan itu merupakan langkah nyata pemerintah dalam mendorong UMKM agar semakin berkembang, memiliki daya saing, serta mampu memperluas jangkauan pasar, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
“Kegiatan ini merupakan langkah pemerintah dalam mendorong UMKM agar semakin berkembang, memiliki daya saing, dan mampu memperluas jangkauan pasar, tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga hingga ke pasar internasional. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada penyampaian materi saja, tetapi dapat menghasilkan tindak lanjut yang nyata,” kata Fayzal Lamakaraka, Rabu (21/10/2026).
Ia juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan diri pelaku UMKM agar berani mengembangkan produk dan memanfaatkan peluang pasar global. Menurutnya, produk UMKM Gorontalo memiliki potensi untuk bersaing apabila didukung dengan peningkatan kualitas, kesiapan usaha, dan pemahaman mengenai mekanisme ekspor.
“Mari kita bangun keyakinan bersama bahwa produk UMKM Gorontalo tidak hanya mampu bersaing di daerah sendiri, tetapi juga memiliki kesempatan untuk dikenal dan dipasarkan di tingkat global,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan pemahaman mengenai langkah-langkah memulai ekspor, sekaligus meningkatkan kesiapan dalam memenuhi kebutuhan dan persyaratan pasar internasional.
Sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Perdagangan RI diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi UMKM Gorontalo untuk mengembangkan usaha, memperluas akses pemasaran, serta meningkatkan nilai tambah produk daerah.
Diskumperindag Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus mendorong penguatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan peluang perdagangan internasional. Dengan demikian, produk unggulan daerah diharapkan tidak hanya berkembang di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor dan membawa nama Gorontalo ke tingkat global.
Kegiatan ini turut dihadiri tim dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan RI yang terlibat langsung dalam pelaksanaan pelatihan.(mcgorontaloprov/gilang)