Donggala, InfoPublik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala memprioritaskan kesiapan fasilitas dan pelayanan Pelabuhan Donggala menjelang sandar perdana Kapal Motor (KM) Dorolonda pada Sabtu (31/10/2026).
Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Donggala Vera Elena Laruni di ruang kerjanya, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Senin (19/10/2026).
Dalam rapat tersebut, Pemkab Donggala menekankan pentingnya pelayanan yang aman, nyaman, dan tertib bagi penumpang. Kesiapan posko kesehatan, penataan area parkir, serta fasilitas pendukung lainnya menjadi perhatian untuk menunjang kelancaran aktivitas di kawasan pelabuhan.
Bupati mengingatkan akan pentingnya pelayanan yang aman, nyaman, dan tertib bagi penumpang. Kesiapan posko kesehatan, penataan area parkir, serta fasilitas pendukung lainnya menjadi perhatian untuk menunjang kelancaran aktivitas di kawasan pelabuhan.
Vera juga menegaskan bahwa masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang transparan dan terbebas dari pungutan yang tidak sesuai ketentuan.
“Seluruh pihak harus memastikan pelayanan berjalan tertib, transparan, dan tidak membebani masyarakat dengan pungutan yang tidak sesuai ketentuan,” tegasnya.
Selain aspek pelayanan, kedatangan KM Dorolonda diharapkan membuka peluang bagi pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM di sekitar pelabuhan Donggala. Karena itu, kesiapan kawasan pelabuhan perlu diiringi koordinasi antarpihak agar aktivitas penumpang berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dari sisi operasional, Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Palu Christian Moreys Nainggolan menyampaikan bahwa kesiapan fasilitas teknis dan operasional telah mencapai 90 persen. Pemantapan terus dilakukan menjelang jadwal sandar perdana agar proses manuver dan sandar kapal berlangsung lancar.
KM Dorolonda diproyeksikan dapat mengangkut hingga 2.000 penumpang dalam setiap pelayaran. Berdasarkan rencana trayek yang disampaikan pihak Pelni, kapal tersebut dijadwalkan singgah di Pelabuhan Donggala dua kali dalam sebulan.
Layanan kapal ini difokuskan pada angkutan penumpang, kontainer, dan muatan umum. KM Dorolonda tidak melayani pengangkutan kendaraan pribadi sehingga masyarakat perlu memperhatikan jenis layanan yang tersedia sebelum merencanakan perjalanan.
Untuk mendukung pengoperasian kapal, Pemkab Donggala terus berkoordinasi dengan PT Pelni dan instansi maritim terkait. Koordinasi tersebut diharapkan memastikan kesiapan fasilitas, keamanan, serta ketertiban pelayanan sehingga kehadiran KM Dorolonda dapat mendukung mobilitas masyarakat dan menggerakkan aktivitas ekonomi di Kabupaten Donggala. (Media Center Kominfo Donggala/Rs)