Kota Gorontalo, InfoPublik - Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim menegaskan, Inovasi Daerah Awards bukan sekadar ajang perlombaan untuk memberikan penghargaan kepada perangkat daerah atau ASN yang menghasilkan inovasi, tetapi momentum untuk mengevaluasi kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menyadari bahwa tantangan pembangunan daerah semakin kompleks, kebutuhan masyarakat terus berkembang,” kata Sofian Ibrahim saat membuka Inovasi Daerah Awards yang dilaksanakan Bappeda Provinsi Gorontalo, Selasa (20/10/2026).
Sofian mengatakan, di sisi lain sementara pemerintah daerah dituntut untuk bekerja secara efektif, efisien, responsif, dan akuntabel. Dalam kondisi ini tidak dapat terus bekerja hanya dengan pola dan cara yang sama apabila hasil yang dicapai belum sesuai dengan harapan masyarakat.
“Oleh karena itu, inovasi harus menjadi bagian penting dalam cara kita bekerja dan menyelesaikan persoalan pembangunan,” ujar Sofian.
Sofian meminta para pihak untuk memperhatikan beberapa hal, antara lain masih rendahnya partisipasi perangkat daerah dalam mendaftarkan inovasi. Ia menegaskan bahwa rendahnya jumlah inovasi yang didaftarkan tidak serta-merta berarti kita tidak memiliki inovasi. Bisa jadi, berbagai perangkat daerah sebenarnya telah melakukan pembaruan dalam pelayanan, menyederhanakan proses kerja, memanfaatkan teknologi, atau menemukan cara yang lebih efektif untuk menyelesaikan permasalahan.
“Namun upaya tersebut belum terdokumentasi, belum dikembangkan secara sistematis, atau belum didaftarkan sebagai inovasi daerah,” ucap Sofian.
Rendahnya partisipasi harus menjadi bahan evaluasi bagi seluruh perangkat daerah. Menurut Sofian, inovasi harus diarahkan untuk menjawab persoalan mendasar pembangunan, terutama pemenuhan urusan wajib pelayanan dasar.
Dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar merupakan prioritas yang harus mendapatkan perhatian serius. ketika masih terdapat indikator pelayanan dasar yang belum terpenuhi sesuai target, maka kita harus berani mengevaluasi pendekatan dan cara kerja yang selama ini dilakukan.
“Inovasi seharusnya menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan permukiman, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, maupun bidang sosial,” pungkasnya. (mcgorontaloprov/ivana)