Sei Rampah, InfoPublik- Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mendorong pengembangan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah berbasis potensi lokal untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Dua wilayah, yakni Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, dan Kelurahan Pekan Dolok Masihul, mengikuti Validasi dan Verifikasi Program Kampung Kreatif Sumut Berkah di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Senin (5/10/2026).
Bupati Sergai Darma Wijaya berharap dua proposal yang diajukan dapat diterima dan ditetapkan sebagai desa/kelurahan binaan Provinsi Sumatera Utara dalam Program Kampung Kreatif Sumut Berkah.
Sementara itu, Wakil Bupati Adlin Tambunan mengatakan, masing-masing wilayah perlu mengembangkan potensi yang dimiliki sebagai kekuatan ekonomi masyarakat. Desa Melati II diarahkan sebagai sentra pertanian dan hilirisasi padi, sedangkan Kelurahan Pekan Dolok Masihul dikembangkan melalui UMKM dan destinasi kuliner.
“Desa Melati II membawa padi, Kelurahan Pekan Dolok Masihul membangun agrowisata. Mari kita bangun desa dengan inovasi agar ekonomi tumbuh dan masyarakat sejahtera,” kata Adlin.
Menurut dia, pembangunan desa tidak dapat dilakukan dengan pola yang sama. Setiap wilayah perlu dikembangkan berdasarkan karakter, sumber daya, dan keunggulan lokalnya.
Desa Melati II memiliki sekitar 980 hektare sawah irigasi teknis, dengan 4.126 petani pemilik sawah dan 1.784 buruh tani. Dengan penduduk lebih dari 20.000 jiwa yang tersebar di 23 dusun, kawasan tersebut dinilai memiliki modal besar untuk pengembangan sektor pertanian.
Namun, sejumlah tantangan masih dihadapi, antara lain metode pertanian konvensional, infrastruktur irigasi dan jalan usaha tani, indeks pertanaman yang masih IP-200, serta rantai nilai gabah dan beras yang belum sepenuhnya terintegrasi.
“Karena itu, pengembangan Melati II diarahkan mencakup modernisasi pertanian, peningkatan produktivitas, pengembangan agribisnis dari hulu ke hilir, hilirisasi beras, pemasaran, hingga agrowisata. Indeks pertanaman ditargetkan meningkat dari IP-200 menjadi IP-300,” terang dia.
Sementara itu, Kelurahan Pekan Dolok Masihul diarahkan mengembangkan UMKM melalui destinasi kuliner di Terminal Mini dan kawasan DAS Hitam. Kelurahan tersebut memiliki 10.450 penduduk, dengan 65,4 persen berada pada usia produktif.
Adlin mengatakan, posisi Pekan Dolok Masihul sebagai ibu kota kecamatan dan pusat aktivitas bagi sejumlah kecamatan di sekitarnya menjadi peluang untuk menggerakkan ekonomi dan membuka lapangan kerja.
“Kampung Kreatif Sumut Berkah bukan sekadar pembangunan fisik atau pengadaan sarana, tetapi membangun ekosistem ekonomi yang bertumpu pada potensi lokal, inovasi, hilirisasi, pemasaran, dan kemitraan,” ujar Adlin.
“Kita ingin petani tetap bertani dengan lebih maju dan pemuda melihat desa sebagai ruang untuk berkarya,” tambah dia.
(MC Sergai)