Raja Ampat, InfoPublik- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Raja Ampat memperkuat pembinaan sepak bola sejak usia dini melalui lomba sepak bola kelompok usia 9–12 tahun yang digelar dalam rangkaian Festival Olahraga di Stadion Klanafat Raja Ampat.
Kegiatan yang diikuti 20 tim tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengenal permainan sepak bola sekaligus mengembangkan minat dan keterampilan secara bertahap.
Kepala Dispora Kabupaten Raja Ampat, Stanly Fictor Metem Sauyai, mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk mencari atau mencetak atlet berprestasi. Menurutnya, anak-anak perlu terlebih dahulu mendapatkan kesempatan untuk memahami dan menikmati permainan sepak bola dengan baik.
“Fokus kami bukan semata-mata pada pembibitan atlet, tetapi bagaimana anak-anak terlebih dahulu memahami dan mampu bermain sepak bola dengan baik. Seiring proses pembinaan berjalan, bibit-bibit unggul akan muncul,” ujar dia saat ditemui di Stadion Klanafat Raja Ampat, Kamis (1/10/2026).
Lomba sepak bola tersebut diikuti 20 tim dan berlangsung sejak Selasa (29/9/2026) hingga Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Olahraga yang telah dibuka pada Sabtu (26/9/2026) dan pelaksanaannya mengacu pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dispora Kabupaten Raja Ampat Tahun Anggaran 2026.
Stanly menjelaskan, kegiatan tidak berhenti pada kompetisi. Setelah perlombaan selesai, seluruh peserta akan mendapatkan pembinaan lanjutan melalui kelas sepak bola yang disiapkan Dispora Raja Ampat.
Pembinaan berkelanjutan tersebut diharapkan membantu anak-anak mengembangkan kemampuan, minat, dan keterampilan bermain sepak bola secara bertahap sekaligus membangun pengalaman bertanding, kedisiplinan, dan kerja sama.
Selain sepak bola usia dini, Dispora Raja Ampat juga menyiapkan pengembangan sepak bola putri. Stanly mengungkapkan, pihaknya berencana membentuk kelompok sepak bola putri untuk dipersiapkan mengikuti ajang Galanita pada 2027.
“Perempuan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari dunia sepak bola,” tegas.dia.
Stanly berharap pembinaan olahraga dapat mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh, termasuk kemampuan motorik dan minat terhadap aktivitas olahraga.
“Kami berharap anak-anak Raja Ampat tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki kemampuan motorik yang baik melalui aktivitas olahraga,” kata.dia.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Dispora Raja Ampat terus memperluas ruang bagi anak-anak untuk aktif berolahraga dan memperoleh pembinaan sejak dini sebagai bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Raja Ampat.
(MC Raja Ampat/Penta Nila Juwita)