Demak, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Demak mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 Semarang Raya. Demak menjadi salah satu daerah yang dipercaya menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga pada ajang tersebut.
Persiapan mencakup venue pertandingan, kepanitiaan, akomodasi atlet, transportasi, konsumsi, keamanan, kesehatan, hingga pengaturan mobilitas selama pertandingan berlangsung.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Tuan Rumah Porprov XVII Jawa Tengah Semarang Raya 2026 di Gedung Grhadhika Bina Praja Kabupaten Demak, Jumat (2/10/2026).
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Demak Akhmad Sugiharto dan dihadiri Asisten I Sekda Demak Umar Surya Suksmana, Asisten II Sekda Demak Agus Musyafak, Asisten III Sekda Demak Amir Mahmud, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinpora Demak Endah Cahya Rini, Ketua KONI Demak Suryo Hadi Wibowo, serta unsur kepanitiaan dan pemangku kepentingan terkait.
Dengan tema “Olahraga Bangkit, Demak Istimewa”, Demak akan menjadi lokasi pertandingan empat cabang olahraga, yakni sepak takraw, drumband, bulu tangkis, dan gulat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinpora Demak Endah Cahya Rini mengatakan, berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan pertandingan berlangsung lancar. Menurutnya, kesiapan tidak hanya menyangkut venue dan sarana pertandingan, tetapi juga kepanitiaan, akomodasi, transportasi, konsumsi, keamanan, kesehatan, publikasi, serta pengerahan penonton.
“Untuk mendukung pelaksanaan pertandingan, sejumlah fasilitas venue juga telah dipetakan. Stadion Sultan Fatah antara lain memiliki lintasan 400 meter, tribun sekitar 2.000 orang, lampu lapangan, toilet, ruang ganti, ruang kesehatan, dan ruang official,” ujar Endah.
Sementara itu, GOR Kalijaga dilengkapi lapangan pertandingan, tribun berkapasitas sekitar 1.200 orang, lampu lapangan, genset 250 kVA, toilet, ruang ganti, ruang kesehatan, ruang rapat, dan musala.
Dari aspek keamanan, koordinasi akan melibatkan Polres Demak, Kodim 0716 Demak, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan BPBD. Pengamanan akan disesuaikan dengan kepadatan agenda, termasuk pengaturan rute dan mobilitas massa di sekitar lokasi pertandingan.
Sekda Demak Akhmad Sugiharto menekankan, perlunya koordinasi lintas sektor untuk memastikan penyelenggaraan Porprov di Demak berjalan baik. Menurutnya, pelaksanaan pertandingan tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia, tetapi membutuhkan dukungan seluruh perangkat daerah dan instansi terkait.
Ia juga meminta, seluruh pihak menyinkronkan jadwal kegiatan dan mengatur mobilitas agar agenda Porprov tidak berbenturan dengan kegiatan lain di lokasi yang sama.
“Ini bukan hanya soal pertandingan. Bagaimana tamu datang, bagaimana mereka mendapatkan pelayanan, bagaimana lingkungan tetap bersih, aman, lalu masyarakat juga merasa nyaman. Semua harus kita siapkan,” kata Sugiharto.
Demak Jadi Bagian Torch Relay
Selain menjadi lokasi pertandingan, Demak juga akan menjadi bagian dari Torch Relay Porprov XVII Jawa Tengah 2026 pada 24 Oktober 2026.
Rangkaian tersebut meliputi kedatangan rombongan pembawa obor, perjalanan menuju Pendopo Kabupaten Demak, prosesi penyerahan obor, rangkaian kegiatan di pendopo, kemudian perjalanan menuju Sport Center Demak Istimewa sebelum diteruskan ke Kota Salatiga.
Penyelenggaraan Porprov juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) didorong untuk terintegrasi dalam rangkaian kegiatan.
Adapun pertandingan sepak takraw dijadwalkan berlangsung pada 20–24 Oktober di GOR Kalijaga. Cabang drumband digelar pada 22–24 Oktober di Stadion Sultan Fatah dan sejumlah rute jalan raya.
Selanjutnya, bulu tangkis berlangsung pada 27–30 Oktober di GOR Kalijaga, sedangkan pertandingan gulat dijadwalkan pada 28–30 Oktober di Wisma Halim.(Red-KMF/APJ/Eyv)