SLEMAN, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menggenjot integrasi digital dalam penanganan kebersihan daerah dengan menggelar Pelatihan Sistem Informasi Operasional Pengelolaan Sampah Terpadu (SIOSESTU) bagi kelompok pengelola sampah mandiri se-Kapanewon Depok, Selasa (29/9/2026).
Narasumber dari DLH Kabupaten Sleman, Andi Triyanto, memaparkan, platform SIOSESTU dirancang secara khusus untuk mengakomodasi rutinitas pencatatan, pemantauan, sekaligus pelaporan operasional secara terpadu.
“Melalui sistem tersebut, kelompok pengelola sampah diharapkan dapat mengelola data kegiatan secara lebih tertib dan mudah dipantau,” tegas Andi.
Ia menambahkan, tingkat keaktifan penggunaan aplikasi SIOSESTU kini resmi dijadikan salah satu instrumen indikator dalam penilaian kinerja kelompok pengelola sampah mandiri tingkat kabupaten, yang nantinya akan menjaring tiga kelompok dengan tata kelola terbaik.
Guna mempercepat adaptasi teknologi di lapangan, DLH Sleman mengambil langkah inovatif dengan menggandeng barisan siswa-siswi SMK Negeri 2 Depok sebagai mentor pendamping.
Pelibatan kalangan pelajar ini menjadi wujud transfer pengetahuan lintas generasi yang sangat efektif untuk membimbing para pengurus kelompok sampah dalam mempraktikkan fitur-fitur teknis aplikasi.
Kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat sipil, dan institusi pendidikan ini ditargetkan mampu menciptakan ekosistem persampahan yang transparan, terukur, dan berkelanjutan demi mewujudkan Kabupaten Sleman yang bersih. (MC Kab. Sleman / KIM Depok / Sri Rahayu)