Kota Gorontalo, InfoPublik - Sejumlah 70 pengelola perpustakaan dari berbagai jenjang pendidikan serta perpustakaan desa dan kelurahan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Buku yang dilaksanakan di Kabupaten Boalemo.
"Peserta kegiatan terdiri atas pengelola perpustakaan SMA/SMK, SMP, SD, serta perpustakaan desa dan kelurahan," kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Ridwan Hemeto, Jumat (16/10/2026).
Ridwan menjelaskan, kegiatan itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga pengelola perpustakaan dalam mengelola koleksi bahan pustaka secara tertib, sistematis, dan sesuai dengan standar pengelolaan perpustakaan.
Bimbingan teknis pengolahan buku memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan. Pengolahan bahan pustaka yang baik menjadi salah satu tahapan utama agar setiap koleksi yang dimiliki perpustakaan dapat diidentifikasi, dikelompokkan, ditata, dan ditemukan kembali dengan mudah oleh pemustaka.
Dalam pengelolaan perpustakaan, pengolahan buku pada umumnya mencakup sejumlah tahapan, mulai dari inventarisasi koleksi, klasifikasi, katalogisasi, pemberian identitas bahan pustaka, hingga penataan koleksi pada rak sesuai dengan sistem yang digunakan.
"Melalui penguasaan tahapan tersebut, pengelola perpustakaan diharapkan mampu menyediakan koleksi yang lebih tertata sehingga memudahkan siswa, guru, dan masyarakat dalam mencari serta memanfaatkan bahan bacaan yang dibutuhkan," ujar Ridwan.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga diharapkan dapat membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya pengelolaan perpustakaan yang berorientasi pada kebutuhan pemustaka.
Perpustakaan yang dikelola dengan baik tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga menjadi sarana pendukung pembelajaran, pengembangan pengetahuan, serta peningkatan kemampuan literasi masyarakat.
Bagi perpustakaan sekolah, pengelolaan koleksi yang tertib menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Ketersediaan buku yang mudah ditemukan dan dimanfaatkan dapat membantu peserta didik memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan membaca, serta mengembangkan kebiasaan belajar secara mandiri.
Sementara itu, bagi perpustakaan desa dan kelurahan, pengelolaan bahan pustaka yang baik diharapkan dapat memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat informasi, pembelajaran sepanjang hayat, dan pemberdayaan masyarakat. (mcgorontaloprov/ppid)