Jelang Dua Agenda Besar GPM, Umat Diajak Jaga Kerukunan dan Ketertiban
Jelang MPP AMGPM dan Sidang MPL, Ketua Klasis Ajak Jemaat Elaar Perkuat Dukungan. Foto:Harry
Jelang MPP AMGPM dan Sidang MPL, Ketua Klasis Ajak Jemaat Elaar Perkuat Dukungan. Foto:Harry
Langgur, InfoPublik — Ketua Majelis Pekerja Klasis (MPK) Gereja Protestan Maluku (GPM) Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual, Deki Oraile, mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung pelaksanaan dua agenda penting. Yakni Musyawarah Pimpinan Paripurna (MPP) ke-37 Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) dan Sidang ke-46 Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Sinode GPM.
MPP ke-37 AMGPM dijadwalkan berlangsung pada 18–24 Oktober 2026 di Jemaat GPM Ohoira. Setelah itu, Sidang ke-46 MPL Sinode GPM dijadwalkan digelar di Jemaat GPM Tual pada 25–29 Oktober 2026.
“Pada kesempatan yang berbahagia ini, beta minta topangan dari warga jemaat dan warga masyarakat di Ohoi ini untuk mari bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan MPP dan Sidang MPL,” ujar Deki saat melakukan kunjungan pastoral kepada pelayan dan umat di Jemaat GPM Elaar, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, pada Minggu (27/9/2026).
Menurutnya, keberhasilan kedua agenda tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia dan struktur organisasi gereja, tetapi juga membutuhkan dukungan umat serta masyarakat.
Dukungan tersebut mencakup kesiapan pelayanan, keamanan, ketertiban, kerukunan, serta penerimaan terhadap peserta dan tamu yang hadir.
“Penyelenggaraan MPP dan Sidang MPL tidak sekadar tentang nama baik Klasis Kei Kecil dan Kota Tual, melainkan menyangkut harga diri gereja di mata dunia,” katanya.
Deki mengatakan perkembangan teknologi informasi dan media sosial membuat kegiatan yang berlangsung di daerah dapat diketahui masyarakat secara luas. Karena itu, persiapan penyelenggaraan perlu dilakukan dengan baik.
“Saat ini kita tidak lagi bicara di mata Pemerintah Maluku atau Pemerintah Indonesia, tetapi di mata dunia. Semua yang diselenggarakan dalam MPP dan MPL pasti akan ditonton oleh seluruh penghuni bumi yang menggunakan media sosial,” ungkapnya.
Ia juga mengajak warga gereja memberikan dukungan melalui doa maupun keterlibatan sesuai kemampuan masing-masing.
“Sebagai warga gereja yang mencintai Gereja Protestan Maluku, mari kita doakan secara bersama agar semua persiapan kegiatan bisa berjalan lancar. Kita juga doakan kedamaian, kerukunan dan ketertiban hidup bersama tetap terjaga dan terpelihara,” pesannya.
Deki turut mengapresiasi umat dan pelayan Jemaat GPM Elaar yang selama ini terlibat dalam berbagai kegiatan pelayanan gereja.
Menurutnya, penyelenggaraan pelayanan gereja juga membutuhkan kerja sama dengan pemerintah, mitra gereja, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga jemaat di wilayah Maluku Tenggara dan Kota Tual.
“Tanggung jawab pelayanan sangat membutuhkan topangan dari semua pihak, terutama warga gereja yang ada di klasis ini,” ujarnya.
Ia mengatakan semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam menjalankan tanggung jawab tersebut.
“Kita membutuhkan banyak tangan untuk bekerja bersama-sama dan banyak bahu untuk membawa tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita masing-masing,” katanya.
“Hanya dengan demikian kita bisa melakukan sesuatu yang berguna untuk kepentingan gereja dan yang paling penting adalah untuk kemuliaan nama Tuhan,” pungkasnya.
(MC.Maluku Tenggara/Adolof Labetubun)
© Copyright 2026, All Rights Reserved