Padang Perkuat Edukasi dan Respons Awal Henti Jantung
Padang, InfoPublik – Kemampuan memberikan pertolongan pada menit-menit awal saat seseorang mengalami henti jantung dapat menjadi penentu sebelum bantuan medis profesional tiba. Karena itu, TP PKK Kota Padang memperkuat keterampilan kader melalui pelatihan dan Lomba Bantuan Hidup Dasar (BHD) dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia 2026.
Sebanyak 11 kelompok perwakilan kecamatan se-Kota Padang mengikuti pelatihan teknis dan Lomba BHD yang dibimbing tujuh dokter spesialis jantung dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Sumatra Barat.
Ketua TP PKK Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk menghasilkan pemenang, tetapi memastikan kader memiliki keterampilan yang dapat digunakan ketika menghadapi kondisi darurat di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Melalui pelatihan dan lomba Bantuan Hidup Dasar, saya berharap peserta tidak hanya berlomba untuk menjadi juara, tapi yang lebih penting adalah setelah pulang dari kegiatan ini, Bapak/Ibu semua mengerti bagaimana cara melakukan Bantuan Hidup Dasar dan bisa menerapkannya ketika menemukan orang yang mengalami henti jantung,” ujar Dian di Balai Kota Aie Pacah, Minggu (27/9/2026).
Dian menilai keterampilan BHD perlu dimiliki lebih banyak anggota masyarakat karena kondisi kegawatdaruratan dapat terjadi di berbagai tempat dan membutuhkan respons awal yang cepat. Pelatihan bagi kader TP PKK menjadi salah satu cara memperluas pengetahuan tersebut hingga lingkungan keluarga dan masyarakat. Kader diharapkan tidak hanya memahami langkah pertolongan, tetapi juga mampu meneruskan pengetahuan kepada warga di wilayah masing-masing.
“Melalui peringatan Hari Jantung Sedunia ini, mari kita bangun satu komitmen bersama, jangan menunggu sakit untuk mulai menjaganya,” katanya.
Dalam lomba tersebut, Kecamatan Lubuk Kilangan meraih juara pertama, disusul Kecamatan Koto Tangah sebagai juara kedua dan Kecamatan Padang Barat sebagai juara ketiga. Kecamatan Kuranji menempati posisi keempat, sedangkan Kecamatan Padang Utara berada di posisi kelima.
Selain keterampilan menghadapi kondisi darurat, peringatan Hari Jantung Sedunia menjadi momentum memperkuat pencegahan penyakit jantung dan stroke melalui perubahan gaya hidup.
Dian yang juga berlatar belakang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah memberikan edukasi mengenai pencegahan penyakit jantung koroner dan stroke, pengenalan gejala awal, serta pentingnya menjaga faktor risiko sejak dini.
Masyarakat didorong aktif bergerak dan berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, mengontrol kadar kolesterol dan gula darah, serta menghindari rokok.
Pemeriksaan sederhana juga diberikan melalui pengukuran lingkar perut dan konsultasi kesehatan langsung. Langkah tersebut membantu masyarakat mengenali faktor risiko dan meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan sebelum muncul gangguan yang lebih serius.
Peringatan Hari Jantung Sedunia 2026 mengangkat tema global “Don't Miss a Beat”. Pesan tersebut diterjemahkan dalam rangkaian kegiatan yang menggabungkan edukasi kesehatan, keterampilan kegawatdaruratan, dan aktivitas fisik.
Salah satunya melalui Lomba Senam Kreasi Jantung Sehat yang melibatkan kader TP PKK dari seluruh kecamatan. Kegiatan ini diarahkan untuk mendorong kebiasaan aktif bergerak di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diselenggarakan melalui kolaborasi TP PKK Kota Padang, Dinas Kesehatan Kota Padang, DP3AP2KB Kota Padang, dan PERKI Cabang Sumatra Barat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati, Kepala DP3AP2KB Kota Padang Boby Firman, Ketua II TP PKK Kota Padang Nova Raju Minropa, tim medis PERKI Sumatra Barat, pengurus dan kader TP PKK dari seluruh kecamatan, serta masyarakat turut mengikuti kegiatan tersebut.
Melalui kombinasi pencegahan dan kesiapsiagaan, TP PKK Kota Padang mendorong kesehatan jantung tidak hanya menjadi perhatian ketika seseorang sudah sakit, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari sekaligus kemampuan masyarakat dalam merespons keadaan darurat.
(Taufik)
~ 📤 by Ju