Demak, InfoPublik - Ratusan penggemar sepeda tua dari berbagai daerah berkumpul di Desa Bumiharjo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Minggu (27/9/2026). Mereka mengikuti kegiatan Temu Triwulanan yang digelar Club RoSa bersama Organisasi Onthelis Onthelista Indonesia (OOI) Kabupaten Demak.
Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Demak, tetapi juga datang dari sejumlah daerah di Jawa Tengah, antara lain Jepara, Pati, Rembang, Klaten, Semarang, Sukoharjo, dan Solo. Bahkan, perwakilan OOI Kabupaten Tuban, Jawa Timur, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Ketua OOI Kabupaten Jepara, Diah Windi, yang hadir bersama puluhan anggotanya, mengapresiasi, antusiasme peserta dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang digelar komunitas onthelis Demak mampu mempertemukan penggemar sepeda tua dari berbagai daerah.
“Saya bangga dan terharu serta mengapresiasi, OOI Demak yang telah menyajikan kegiatan temu triwulanan. Yang luar biasa, kegiatan ini mampu mengundang OOI dari berbagai daerah, bahkan dari Jawa Timur,” kata Diah.
Sementara itu, Ketua OOI Kabupaten Demak, Sully Efendy mengatakan, kegiatan temu triwulanan tersebut dimaksimalkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus menyambut para penggemar sepeda tua dari luar daerah.
“Kami menyajikan, kegiatan ini secara maksimal untuk menyambut dan menghormati rekan-rekan yang memiliki hobi dan kecintaan terhadap sepeda tua. Mereka juga merupakan pecinta sejarah dan pelestari budaya,” ujar Sully.
Sebelum menempuh rute milangkori atau berkeliling desa sepanjang kurang lebih 10 kilometer, para peserta mengikuti senam bersama. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan fisik setelah sebagian peserta tiba di lokasi sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari.
Suasana meriah terlihat sepanjang rute. Sejumlah peserta mengenakan kostum unik, mulai dari pakaian bergaya tempo dulu, kostum pejuang kemerdekaan, hingga tokoh komik Indonesia seperti Wiro Sableng.
Setelah menyelesaikan perjalanan keliling desa, panitia menyerahkan cendera mata berupa plakat, pin, stiker, dan piagam kepada perwakilan masing-masing klub. Kegiatan kemudian ditutup dengan hiburan musik dangdut.(red/kmf-ist/apj/eyv)