Surabaya, InfoPublik – Normalisasi saluran irigasi menjadi salah satu prioritas warga RW 03, Kelurahan Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, melalui program Karya Mas. Pekerjaan tersebut ditinjau langsung Wali kota Blitar Syauqul Muhibbin untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Peninjauan dan monitoring evaluasi (monev) dilakukan di Jalan Kopi, Kelurahan Rembang, Selasa (22/9/2026).
Berdasarkan rilis yang diterima Tim JNR Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Syauqul mengatakan program Karya Mas tahun ini mengalokasikan anggaran sekitar Rp16 miliar yang tersebar di sekitar 300 titik di wilayah Kota Blitar.
Program tersebut memberikan ruang kepada masyarakat untuk merencanakan, mengerjakan, hingga melaporkan pembangunan infrastruktur di tingkat kelurahan sesuai kebutuhan lingkungan.
“Tujuan utamanya adalah menyerap usulan dan harapan masyarakat, sehingga tumbuh rasa memiliki serta kepedulian untuk merawat hasil pembangunan,” ujar Syauqul.
Di Jalan Kopi, Kelurahan Rembang, pekerjaan Karya Mas difokuskan pada penerusan dan pembenahan saluran irigasi yang sebelumnya dinilai belum memadai. Saluran tersebut dinormalisasi dengan memperlebar dan memperdalam dimensinya agar terhubung secara seragam dengan jaringan irigasi yang telah dibangun.
Perbaikan itu juga diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mengurangi risiko luapan ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Blitar Fredy Hermawan mengatakan peninjauan lapangan merupakan bagian dari evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program Karya Mas di tingkat lingkungan.
“Wali kota berkenan meninjau langsung kegiatan monev Karya Mas di RW 03 Kelurahan Rembang. Berdasarkan skala prioritas usulan warga, alokasi anggaran Rp35 juta dimanfaatkan untuk normalisasi saluran irigasi,” jelas Fredy.
Normalisasi saluran irigasi tersebut dikerjakan sepanjang sekitar 41 meter. Pekerjaan ini diharapkan dapat memperlancar aliran air sekaligus mengurangi risiko genangan air hujan di kawasan permukiman warga RW 03 Kelurahan Rembang.
Melalui program Karya Mas, pemerintah daerah mendorong pembangunan infrastruktur berbasis usulan masyarakat agar penanganan kebutuhan lingkungan dapat disesuaikan dengan kondisi dan prioritas masing-masing wilayah.(MC Prov. Jatim/byu-hjr/eyv)