Bengkalis, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Bengkalis memperkuat, sinergi dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) untuk menghadirkan informasi yang edukatif, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso saat menerima kunjungan jajaran Direksi dan Dewan Pengawas LPP RRI dalam acara ramah tamah di Wisma Daerah Kabupaten Bengkalis, Senin (21/9/2026).
Bagus mengatakan, peran RRI tidak hanya sebatas sebagai lembaga penyiaran, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi pembangunan dan memperkenalkan berbagai potensi daerah.
Menurutnya, RRI dapat mengambil perional. RRI merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkenalkan potensi daerah, menyebarluaskan informasi pembangunan, mempromosikan UMKM, serta mengangkat dinamika sosial yang berkembang diilai keberhasilan RRI tidak semata-mata diukur dari kondisi fisik fasilitas, tetapi juga dari kedekatan dengan masyarakatan dalam mempromosikan produk UMKM sekaligus menyuarakan berbagai dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
“RRI bukan sekadar lembaga penyiaran konvensional. RRI merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkenalkan potensi daerah, menyebarluaskan informasi pembangunan, mempromosikan UMKM, serta mengangkat dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat,” kata Bagus.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan RRI di Bengkalis, Pemkab Bengkalis juga berkomitmen, menunjang operasional RRI Stasiun Produksi (SP) Bengkalis. Salah satu dukungan tersebut berupa hibah aset tanah dan bangunan.
Ketua Dewan Pengawas LPP RRI, Anwar Mujahid Adhy Trisnanto, mengapresiasi, dukungan Pemkab Bengkalis terhadap pengembangan RRI di daerah tersebut.
Ia menilai, keberhasilan RRI tidak semata-mata diukur dari kondisi fisik fasilitas, tetapi juga dari kedekatan dengan masyarakat, interaksi yang dibangun, serta manfaat yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Anwar mengatakan, setelah serah terima hibah aset yang dilakukan beberapa pekan sebelumnya di Jakarta, RRI segera melakukan sejumlah kegiatan, termasuk diskusi terbuka dengan masyarakat.
Menurut dia, langkah tersebut menunjukkan upaya RRI Bengkalis untuk mengembangkan pola kerja yang lebih aktif dan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan jam siaran.
“RRI Bengkalis tidak lagi berpikir secara konvensional yang hanya berfokus mengisi jam siaran dari pagi hingga malam, tetapi juga aktif membuat terobosan melalui berbagai kegiatan lapangan yang menyentuh masyarakat luas,” ujarnya.
Anwar juga meminta jajaran RRI Bengkalis memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat peran dan kinerja lembaga di daerah.
Meski saat ini masih berstatus Stasiun Produksi, RRI Bengkalis didorong untuk menunjukkan kinerja maksimal dan memperkuat kehadirannya sebagai media publik yang memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Bengkalis didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa H. Ismail, Sekretaris Dinas Perhubungan Erdila Fitriyadi, serta Sekretaris BPKAD Kabupaten Bengkalis Al Hamidi.
Sementara dari RRI hadir Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha Yonas Markus Tuhuleruw, Kepala LPP RRI Padang Yulian S. Saaba, Kepala LPP RRI Pekanbaru Drs. Agung Prasatya Rosihan Umar, serta Koordinator RRI Stasiun Produksi Bengkalis Sri Mawarti Syarif bersama jajaran staf.(Mc.Bengkalis/eyv)