Pemkab Buleleng Dorong Ayah Lebih Aktif Dampingi Anak di Era Digital
PMDPPKB Buleleng Gelar “Sangkepan Bape Cager” (Dok.MC Kab.Buleleng)
PMDPPKB Buleleng Gelar “Sangkepan Bape Cager” (Dok.MC Kab.Buleleng)
Buleleng, InfoPublik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali, mendorong para ayah semakin aktif membangun hubungan yang hangat dan interaktif dengan anak di tengah tantangan era digital. Upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Sangkepan Bape Cager yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Kabupaten Buleleng secara daring, Jumat (18/9/2026).
Sosialisasi yang berlangsung melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat PMDPPKB tersebut diikuti perangkat desa. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat peran orang tua, khususnya ayah, dalam menerapkan pola asuh yang interaktif serta menjaga komunikasi dengan anak.
Kepala PMDPPKB Buleleng, Made Supartawan, mengatakan, kesibukan bekerja dan kelelahan setelah beraktivitas kerap membuat waktu orang tua bersama keluarga menjadi berkurang. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian agar komunikasi antara ayah dan anak tetap terjaga.
“Kami dalam sosialisasi ini mengundang narasumber dari praktisi psikolog dan edukator keluarga, yaitu Ibu Tasya Yumika yang merupakan pimpinan sekolah PKBM Kesetaraan Insan Mulia Utama. Sosialisasi ini penting untuk meningkatkan peran ayah yang mampu hadir di era digital dan mampu juga menyeimbangkan waktu antara bekerja dan bersama keluarga,” ujar Made Supartawan.
Menurut Supartawan, kehadiran ayah dalam tumbuh kembang anak tidak hanya ditunjukkan melalui pemenuhan kebutuhan keluarga, tetapi juga melalui waktu, komunikasi, dan keterlibatan dalam aktivitas anak sehari-hari.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti sosialisasi secara aktif, termasuk berdiskusi mengenai pola asuh anak. Pengetahuan yang diperoleh juga diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat di desa masing-masing.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong keluarga menciptakan interaksi yang lebih berkualitas. Terlebih, penggunaan gawai yang semakin dekat dengan kehidupan anak perlu diimbangi dengan keterlibatan orang tua melalui aktivitas dan komunikasi bersama di lingkungan keluarga.
Melalui Sosialisasi Sangkepan Bape Cager, Pemkab Buleleng terus mendorong penguatan peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus membangun pola pengasuhan yang lebih hangat dan responsif di era digital. (MC Kab.Buleleng/Agst)
© Copyright 2026, All Rights Reserved