MUI Minta Koordinasi Ulama dan Pemprov Riau Terus Diperkuat
Istimewa
Istimewa
Pekanbaru, InfoPublik – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mendorong penguatan sinergi antara MUI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam menghadapi berbagai persoalan keumatan, tidak hanya di bidang sosial, tetapi juga ekonomi dan sektor lainnya.
Ketua Bidang Fatwa Metodologi MUI Pusat, Buya Gusrizal Gazahar, mengatakan hubungan yang baik antara ulama dan pemerintah diperlukan agar berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama.
“Kami mendoakan semoga Pak Gub senantiasa mengayomi umat dan bergandengan tangan dengan Majelis Ulama Indonesia dalam menghadapi berbagai persoalan keumatan. Tidak hanya masalah sosial, tetapi juga ekonomi dan sektor lainnya,” ujar Buya Gusrizal di Kantor Gubernur, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, pengalaman para ulama dalam menangani berbagai persoalan keumatan dapat menjadi modal untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kehidupan masyarakat di Riau.
“Insyaallah, MUI yang sudah malang melintang dalam urusan ini akan sangat berkontribusi untuk Riau ke depan. Mudah-mudahan silaturahmi dan koordinasi ini terus terjalin, termasuk dengan MUI Provinsi Riau,” katanya.
Buya Gusrizal juga mendorong MUI Provinsi Riau meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program maupun memberikan pandangan terkait persoalan keumatan.
Menurutnya, koordinasi diperlukan agar pemikiran, arahan, dan tausiah yang disampaikan MUI dapat berjalan beriringan dengan kebijakan pemerintah daerah.
“Kami mendorong MUI Provinsi untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Bagaimanapun, produk pemikiran, arahan, maupun tausiah dari MUI tidak akan terlepas dari kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia menilai hubungan antara MUI dan pemerintah tidak sekadar bersifat kelembagaan, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
Karena itu, komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan dinilai penting agar berbagai persoalan dapat dibahas sesuai peran dan kewenangan masing-masing.
Buya Gusrizal mengatakan prinsip yang perlu dikedepankan dalam hubungan tersebut adalah ta'awun atau saling membantu.
“Intinya adalah ta'awun saling tolong-menolong dan saling menguatkan demi membawa kemaslahatan bagi umat,” tuturnya.
Ia berharap komunikasi antara MUI dan Pemprov Riau terus terjaga sehingga berbagai program keumatan dapat dilaksanakan melalui koordinasi yang lebih kuat.
Buya Gusrizal juga mengapresiasi Pemprov Riau yang telah menerima audiensi MUI Pusat.
“Sekali lagi terima kasih banyak Pak Gub telah menerima audiensi kami, semoga Pak Gub semakin diberikan ruang langkah yang lebih luas dalam memimpin,” pungkasnya.
© Copyright 2026, All Rights Reserved