SLEMAN, InfoPublik – Pemerintah Kapanewon Depok mengimbau masyarakat untuk memastikan data administrasi kependudukan (adminduk) seluruh anggota keluarga selalu lengkap, valid, dan mutakhir.
Imbauan tersebut disampaikan Kepala Jawatan Umum Kapanewon Depok, Benyamin Dalung, di sela pelaksanaan pelayanan jemput bola GERUDUK × JEBOL TARGET di Padukuhan Gejayan, Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman, Selasa (15/9/2026).
Benyamin menegaskan, tertib adminduk tidak cukup hanya sebatas memiliki fisik Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) atau Kartu Keluarga (KK).
Masyarakat diharapkan aktif memeriksa kesesuaian elemen data, mendorong anggota keluarga yang telah memasuki usia wajib KTP untuk segera melakukan perekaman, serta memperbarui dokumen apabila terjadi perubahan, baik status perkawinan, alamat, maupun susunan anggota keluarga.
Dalam aksi pelayanan kolaboratif bersama jaringan kader JAKADARA dan Agen Perlinsos tersebut, petugas mencatat 73 aktivasi akun IKD, penerbitan tujuh KTP-el, pembaruan enam KK, serta memfasilitasi akses pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) bagi 35 warga setempat.
Seiring meningkatnya pemanfaatan layanan berbasis aplikasi, Benyamin turut mengingatkan warga agar mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Dinas Dukcapil maupun petugas aktivasi IKD.
Masyarakat diimbau keras tidak memberikan Personal Identification Number (PIN), One-Time Password (OTP), atau data perbankan kepada pihak mencurigakan, serta selalu melakukan verifikasi ulang melalui kanal pelayanan resmi pemerintah. (MC Sleman / KIM Depok / Wasana)