Sei Rampah, InfoPublik- Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) Adlin Tambunan menerima audiensi tiga kelompok masyarakat di ruang kerjanya, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Selasa (15/9/2026). Audiensi tersebut membahas penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pendidikan pesantren, serta pelestarian budaya di Kabupaten Serdang Bedagai.
Tiga kelompok yang diterima Adlin Tambunan terdiri atas perwakilan Koperasi Konsumen Permainan dan Jajanan Sergai, pengurus Pondok Pesantren Modern Yunus Al Banat Desa Marjanji, serta Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wanita Pujakesuma Kabupaten Sergai.
Adlin menyambut positif kehadiran koperasi tersebut yang dinilai dapat menjadi wadah bagi para pelaku UMKM, khususnya pedagang yang beraktivitas di kawasan Alun-alun Sergai.
Adlin mengatakan, keberadaan UMKM turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, aktivitas usaha di ruang publik perlu diiringi kesadaran untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan.
"Keberadaan UMKM tentu kita dukung. Namun, kebersihan dan ketertiban harus menjadi perhatian bersama agar kawasan alun-alun tetap nyaman bagi masyarakat," ujar Adlin.
Ia berharap koperasi dapat menjadi wadah bagi para pedagang sekaligus ruang untuk membangun koordinasi dan meningkatkan kemandirian pelaku UMKM.
Selanjutnya, Adlin juga menyampaikan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia, terutama dalam pembentukan karakter dan akhlak generasi muda.
"Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki pengetahuan, akhlak, dan karakter yang baik," kata dia.
Ia berharap keberadaan Pondok Pesantren Modern Yunus Al Banat dapat turut memberikan kontribusi terhadap kemajuan pendidikan dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Serdang Bedagai.
Pada audiensi berikutnya,.Adlin menyambut baik kehadiran DPD Wanita Pujakesuma dan menilai organisasi kemasyarakatan memiliki peran dalam memperkuat hubungan sosial serta menjaga nilai-nilai kebudayaan di tengah masyarakat.
Menurut dia, pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui pengenalan tradisi, seni, bahasa, dan kearifan lokal kepada generasi muda.
"Budaya merupakan bagian dari identitas masyarakat. Karena itu, pelestarian budaya perlu dilakukan bersama-sama dan melibatkan generasi muda agar nilai-nilai tersebut tetap terjaga," ujar dia.
(MC Sergai).