SLEMAN, InfoPublik - Tim akademisi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada memberikan edukasi tata cara pemeliharaan ternak kambing yang efektif kepada warga di Padukuhan Blendung, Kalurahan Sumbersari, Sleman, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk mendongkrak wawasan peternakan rumahan demi menopang kemandirian ekonomi keluarga lansia di Kapanewon Moyudan.
Pembina Pengabdian Masyarakat FKH UGM, Prof. Asmarani Kusumawati, menegaskan, pendampingan teknis ini merupakan bagian dari komitmen perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung pada publik.
"Diharapkan kegiatan ini dapat mengembangkan wawasan masyarakat dalam memelihara kambing sehingga dapat meningkatkan produksi untuk kesejahteraan, khususnya keluarga lansia," ujar Asmarani menyoroti sasaran program pemberdayaan tersebut.
Program yang melibatkan 20 akademisi pimpinan Dekan FKH UGM, Prof. Agung Budiyanto, ini membekali puluhan warga dengan materi reproduksi ternak, pengelolaan sanitasi kandang, pemberian pakan bernutrisi, hingga metode penanganan penyakit.
Kelompok Bina Keluarga Lansia Mugi Waras bersama tokoh masyarakat setempat dilatih secara intensif untuk mempraktikkan manajemen pemeliharaan kambing yang higienis dan produktif.
Pemerintah padukuhan setempat menyambut positif intervensi pengetahuan dari institusi pendidikan tinggi tersebut untuk mendongkrak taraf hidup warganya.
"Ilmu yang diberikan dari FKH UGM ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami sehingga ke depan dapat memelihara kambing dengan baik," puji Dukuh Blendung, Anas Rizky Ikhwanudin, mengapresiasi alih teknologi peternakan tersebut.
Transfer pengetahuan secara komprehensif ini diproyeksikan mampu mengubah pola pemeliharaan ternak tradisional menjadi usaha produktif berstandar kesehatan hewan yang baik.
Kolaborasi antara akademisi dan aparatur wilayah diyakini sanggup memperkuat ketahanan pangan komunal sekaligus meningkatkan pendapatan warga lansia secara berkelanjutan. (MC Kab. Sleman/KIM Sumber Biwara Moyudan/Eny Ms)