Kota Gorontalo, InfoPublik – Dua calon Pendamping Data SAPA UMKM asal Gorontalo dinyatakan lolos seleksi tahap akhir yang diselenggarakan Kementerian UMKM. Keduanya, Dharmawaty S. Makmur dari unsur akademisi dan Zulkarnain Husain. mereka bertemu langsung dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Provinsi Gorontalo untuk menyampaikan pemberitahuan terkait penugasan mereka.
Kedua nama tersebut berhasil menyisihkan para pendaftar lain setelah melalui rangkaian seleksi, mulai dari seleksi administrasi di tingkat provinsi, ujian tulis secara daring, hingga wawancara oleh Kementerian UMKM. Dari empat calon yang diusulkan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Kementerian UMKM menetapkan dua orang terbaik sebagai Pendamping SAPA UMKM untuk Gorontalo.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pendamping menyampaikan bahwa masa tugas mereka berlangsung selama tiga bulan, yakni sejak Oktober hingga Desember 2026. Selama periode itu, mereka akan melakukan pendampingan dan sosialisasi SAPA UMKM kepada pelaku usaha di Gorontalo, khususnya yang belum terdaftar di platform tersebut.
SAPA UMKM (Sistem Aplikasi Pelayanan UMKM) merupakan platform layanan digital terpadu yang dikembangkan Kementerian UMKM untuk mengintegrasikan informasi, layanan, dan program pemberdayaan UMKM dari kementerian/lembaga maupun pemangku kepentingan lainnya. Platform ini juga memungkinkan pelaku usaha memutakhirkan data usahanya secara mandiri, sehingga terwujud data UMKM yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi.
Adapun tugas para pendamping meliputi membantu proses pendaftaran akun, pengisian dan pemutakhiran data usaha, serta mengenalkan manfaat dan layanan yang tersedia di SAPA UMKM. Pelaksanaan tugas dilakukan melalui kunjungan langsung ke lokasi pelaku usaha, dengan target 100 data pengusaha terverifikasi setiap bulan. Pendamping juga wajib menyusun laporan bulanan yang disampaikan kepada dinas provinsi sebagai dasar verifikasi capaian oleh Kementerian.
Dalam pelaksanaannya, para pendamping akan berkoordinasi dengan Tim Kelompok Kerja (Pokja) SAPA UMKM Provinsi Gorontalo yang terdiri atas unsur dinas yang membidangi UMKM. Tim Pokja bertugas mengoordinasikan, memantau, serta membantu menyelesaikan kendala yang dihadapi pendamping di lapangan.
Kepala Diskumperindag Provinsi Gorontalo Fayzal Lamakaraka menyambut baik terpilihnya kedua pendamping tersebut dan berharap keduanya dapat menjalankan tugas secara optimal dalam waktu yang singkat. Ia menekankan pentingnya kerja sama yang solid antara pendamping, Tim Pokja, dan pelaku UMKM agar target pendataan dapat tercapai.
“Masa tugas tiga bulan ini tidak panjang, sehingga dibutuhkan kerja yang terarah dan terukur. Kami siap memfasilitasi dan berkoordinasi agar pendampingan berjalan lancar dan manfaat SAPA UMKM benar-benar dirasakan pelaku usaha di Gorontalo,” kata Fayzal, Senin (19/10/2026).
Sementara itu, Dharmawaty S. Makmur dan Zulkarnain Husain menyatakan kesiapan mereka menjalankan amanah tersebut dan berkomitmen menyukseskan program pendampingan.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kami akan bekerja maksimal agar semakin banyak pelaku UMKM Gorontalo yang terdaftar, memiliki data usaha yang mutakhir, dan dapat mengakses berbagai program pemberdayaan pemerintah,” ungkap keduanya.
Dengan hadirnya pendamping ini, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM di Gorontalo yang mengenal dan memanfaatkan SAPA UMKM, sehingga akses terhadap layanan dan program pemberdayaan dapat semakin luas dan tepat sasaran. (mcgorontaloprov/inez)