MRI 3 Tesla hingga MSCT 256 Slice Kini Perkuat Layanan RSUD Sosodoro
Istimewa
Istimewa
Bojonegoro, InfoPublik – RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Kabupaten Bojonegoro memperkuat layanan penunjang medis dengan sejumlah teknologi pemeriksaan, mulai dari Magnetic Resonance Imaging (MRI) 3 Tesla, rontgen digital, hingga Multi-Slice Computed Tomography (MSCT) 256 Slice.
Direktur RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Ani Pujiningrum, mengatakan pengembangan layanan penunjang medis dilakukan untuk mendukung pelayanan kesehatan yang semakin lengkap bagi masyarakat.
“Untuk menjadi pusat rujukan ini tentu kita harus punya sesuatu yang berbeda dari rumah sakit yang lain. Kami berupaya supaya layanan masyarakat di RSUD Sosodoro ini paripurna, artinya semuanya ada di Sosodoro,” ujarnya di Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, Senin (14/9/2026).
Salah satu fasilitas yang tersedia adalah MRI 3 Tesla. Teknologi Magnetic Resonance Imaging menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan gambaran bagian tubuh tanpa menggunakan radiasi pengion seperti pada pemeriksaan rontgen dan CT scan.
MRI 3 Tesla dapat menghasilkan gambaran jaringan tubuh secara rinci dan membantu pemeriksaan berbagai bagian tubuh, terutama jaringan lunak.
Pada pemeriksaan muskuloskeletal, MRI dapat membantu melihat kondisi ligamen, otot, tulang, dan jaringan di sekitarnya. Sementara pada pemeriksaan kepala atau neuroimaging, teknologi tersebut dapat digunakan untuk membantu menilai kondisi otak pada berbagai indikasi medis.
Selain MRI, RSUD Sosodoro Djatikoesoemo juga memiliki layanan rontgen digital yang dapat digunakan untuk pemeriksaan berbagai bagian tubuh, seperti dada, kepala, perut, tulang, hingga tulang belakang.
Teknologi digital memungkinkan hasil pemeriksaan tulang belakang dari beberapa bagian, seperti servikal, torakal, dan lumbal, disusun menjadi gambaran yang lebih menyeluruh sesuai kebutuhan medis.
Rontgen digital juga dapat digunakan untuk pemeriksaan foto polos maupun pemeriksaan dengan bahan kontras, antara lain fistulografi, sesuai indikasi dokter.
Untuk kebutuhan pemeriksaan dengan gambaran tubuh yang lebih rinci, rumah sakit tersebut juga menyediakan MSCT 256 Slice.
CT scan menggunakan sinar-X untuk menghasilkan potongan gambar tubuh dari berbagai sudut. Hasil tersebut kemudian diolah untuk membantu dokter melihat struktur organ dan jaringan secara lebih detail dibandingkan pemeriksaan rontgen biasa.
Ketiga teknologi tersebut memiliki fungsi berbeda dan saling melengkapi. Rontgen digunakan untuk berbagai pemeriksaan dasar, MSCT menghasilkan potongan gambar tubuh yang lebih rinci, sedangkan MRI memiliki keunggulan dalam menggambarkan jaringan lunak dan struktur tubuh tertentu.
Ani mengatakan pengembangan layanan penunjang medis akan terus dilakukan seiring penguatan layanan unggulan RSUD Sosodoro Djatikoesoemo.
Pengembangan tersebut mencakup sarana dan prasarana serta sumber daya manusia agar teknologi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Semoga kami tetap harus berbenah untuk membenahi layanan, mengembangkan terutama dari sisi sarana prasarana dan juga SDM, supaya kita bisa memberi layanan yang paripurna untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Dengan dukungan teknologi penunjang medis tersebut, RSUD Sosodoro Djatikoesoemo diharapkan dapat memperluas pilihan pemeriksaan bagi masyarakat sekaligus mendukung penanganan pasien di Kabupaten Bojonegoro.
[zul/nn]
© Copyright 2026, All Rights Reserved