Dedikasi Tiga Dekade Berbuah Penghargaan, ASN Bojonegoro Jadi Inspirasi Nasional
Istimewa
Istimewa
Bojonegoro, InfoPublik – Dedikasi selama 30 tahun sebagai aparatur sipil negara (ASN) mengantarkan Inspektur Pembantu (Irban) Pencegahan Tipikor Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, Rahmat Junaidi, meraih penghargaan sebagai ASN Inspiratif dan Berintegritas pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diberikan melalui ajang Vote ASN yang diselenggarakan BKN dengan mengusung tema "Memudahkan, Melindungi, dan Membahagiakan ASN". Kompetisi ini menjadi wadah untuk mengapresiasi aparatur sipil negara yang dinilai memiliki dedikasi, integritas, dan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Rahmat Junaidi mengatakan keikutsertaannya dalam ajang tersebut bukan semata-mata untuk memperoleh penghargaan, tetapi juga sebagai upaya menginspirasi ASN agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Melalui momentum ini, kami ingin memotivasi para ASN muda, khususnya di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, untuk terus berkinerja optimal dan menjaga integritas dengan baik. Pelayanan publik yang prima lahir dari dedikasi dan inovasi yang tiada henti," ujarnya di Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, Jumat (26/6/2026).
Rahmat mengawali pengabdiannya sebagai ASN pada 1994 di wilayah perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Timur. Saat itu, ia bertugas di daerah terpencil yang masih berada dalam situasi konflik. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, ia juga berperan dalam mendorong RSUD Sosodoro Djatikoesoemo naik menjadi rumah sakit kelas B serta meraih akreditasi 12 pelayanan pada 2009. Saat bertugas di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Rahmat turut menginisiasi Kabupaten Bojonegoro sebagai daerah pertama di Indonesia yang menerapkan Sustainable Development Goals (SDGs) dengan dukungan INFID dan World Bank.
Atas kiprahnya tersebut, Rahmat dipercaya mewakili Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebagai narasumber pada forum SDGs di Seoul, Korea Selatan, pada 2016.
Ia mengajak generasi muda ASN untuk terus mengembangkan kompetensi melalui inovasi dan pendidikan.
"Dengan begitu banyak fasilitas, dukungan yang lebih baik, serta kesempatan yang semakin luas, jangan menjadi ASN yang pasif. Jadilah inovator yang menjunjung tinggi integritas. Manfaatkan kesempatan memperoleh beasiswa, baik di dalam maupun luar negeri, untuk meningkatkan kompetensi," pesannya.
Dalam ajang Vote ASN, video profil Rahmat yang diunggah melalui akun Instagram Inspektorat Kabupaten Bojonegoro memperoleh 208 tanda suka. Seluruh peserta sebelumnya telah melalui proses seleksi BKN sebelum dipublikasikan kepada masyarakat untuk memperoleh dukungan. Penilaian akhir dilakukan oleh dewan juri dengan mempertimbangkan rekam jejak, inovasi, serta hasil pemungutan suara, sebelum penghargaan ditetapkan oleh Kepala BKN Republik Indonesia.
[cs/nn]
© Copyright 2026, All Rights Reserved