Surabaya, InfoPublik – Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro menghadirkan, program Angkutan Pelajar (APEL) Gratis untuk memperluas akses transportasi sekolah yang aman, selamat, dan inklusif. Program ini juga menjadi upaya menekan risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Bojonegoro, Evie Octavia Marini mengatakan, pada 2026 program tersebut didukung 111 armada dan 111 pengemudi. Layanan itu menjangkau 10.442 pelajar dari 152 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bojonegoro.
“Program ini juga efektif menekankan, penggunaan kendaraan bermotor pribadi oleh pelajar di bawah umur yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM),” ujar Evie dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9/2026).
Selain meningkatkan, keselamatan pelajar, APEL Gratis turut membantu mengurangi beban pengeluaran harian orang tua. Pelajar dapat menggunakan transportasi yang disediakan pemerintah untuk perjalanan menuju dan dari sekolah.
Untuk memastikan pemerataan layanan, APEL Gratis menjangkau sejumlah titik penting dan jalur penghubung antarkecamatan. Rute utama meliputi Bojonegoro–Padangan, Bojonegoro–Temayang, Bojonegoro–Baureno, dan Bojonegoro–Kota.
Sementara itu, jalur antarkecamatan mencakup Kalitidu–Ngasem, Tambakrejo–Padangan, Sumberrejo–Kedungadem, Balen–Sugihwaras, Baureno–Kepohbaru, Purwosari–Tambakrejo, Trucuk–Malo, serta Margomulyo–Ngraho.
Dishub Bojonegoro juga membuka, peluang memperluas rute secara bertahap sesuai kebutuhan dan permintaan masyarakat. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas dan keamanan layanan transportasi.
Pemantauan mencakup jumlah penumpang, ketepatan waktu operasional, kelaikan armada, serta pemetaan rute baru. Langkah tersebut dilakukan agar layanan APEL Gratis tetap efektif dan mampu menjangkau pelajar yang membutuhkan.(MC Prov Jatim/yan-hjr/eyv)