SLEMAN, InfoPublik – Pemerintah Kalurahan Condongcatur memperkuat kesiapsiagaan wilayah dengan mengonsolidasikan jajaran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan Satuan Tugas (Satgas) Kebencanaan di Depok, Sleman, Kamis (10/9/2026) malam.
Kegiatan tersebut diikuti 48 peserta yang terdiri atas unsur Satlinmas, Desa Tangguh Bencana (Destana), Kampung Siaga Bencana (KSB), dan relawan Dapur Umum guna memetakan langkah pencegahan kerawanan wilayah secara menyeluruh.
Jagabaya Condongcatur, Rudi Antariksawan, menekankan pentingnya kedisiplinan dan keberlanjutan piket Satlinmas di setiap pos penjagaan agar senantiasa ada personel yang siaga merespons laporan warga.
"Kesiapsiagaan harus terus dijaga melalui penjagaan yang teratur. Apabila ditemukan kendala di lapangan, personel diminta segera berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat," ujar Rudi.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Condongcatur, Aiptu Bastian Sapta Adhi, mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan kosong serta pembakaran sampah yang tidak terawasi selama musim kemarau.
Selain imbauan penghematan air dan antisipasi pohon lapuk, warga juga diminta mengaktifkan kembali siskamling guna mencegah tindak kejahatan di lingkungan tempat tinggal maupun kawasan indekos.
Dari aspek ketertiban sosial, Dukuh Joho, Retnaningsih, mendorong pentingnya deteksi dini terhadap pola pergaulan remaja.
Peran aktif keluarga dalam mendampingi serta mengawasi penggunaan kendaraan bermotor dan telepon pintar dinilai vital agar persoalan pergaulan anak tidak berkembang menjadi gangguan ketertiban umum.
Konsolidasi lintas elemen ini diharapkan mampu membentuk sistem ketahanan wilayah Condongcatur yang tidak hanya responsif saat terjadi darurat bencana, tetapi juga proaktif dalam pencegahan dini di tengah masyarakat. (MC Sleman / KIM Depok / Wasana)