Jembatan Hildesheim Resmi Berdiri di Padang
Padang, InfoPublik — Persahabatan Kota Padang dan Hildesheim, Jerman, kini memiliki penanda baru yang dapat dilihat dan digunakan masyarakat. Pemerintah Kota Padang meresmikan Jembatan Hildesheim di kawasan Batang Arau bertepatan dengan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Jumat (7/8/2026).
Jembatan tersebut menjadi simbol timbal balik hubungan kota kembar yang telah terjalin sejak 1988. Sebelumnya, Kota Hildesheim lebih dulu mengabadikan nama Padang melalui Padang-Brücke atau Jembatan Padang yang diresmikan pada 23 Juni 2022.
Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer meresmikan jembatan tersebut melalui pemotongan pita, penandatanganan prasasti kerja sama, dan pembukaan selubung papan nama.
Fadly mengatakan pemberian nama Jembatan Hildesheim merupakan bentuk penghormatan sekaligus balasan atas simbol persahabatan yang telah diberikan Hildesheim kepada Padang.
"Pada 23 Juni 2022, Kota Hildesheim secara resmi memberikan nama salah satu jembatan di kotanya sebagai bentuk penghormatan terhadap hubungan persahabatan dengan Kota Padang. Hari ini, Kota Padang dengan bangga membalas penghormatan tersebut dengan memberikan nama Jembatan Hildesheim kepada jembatan ini," ujar Fadly.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan fungsi infrastruktur, tetapi juga membawa pesan diplomasi antarkota yang telah berlangsung selama hampir empat dekade.
"Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol persahabatan yang telah terjalin selama empat dekade. Kami berharap jembatan ini menjadi simbol persahabatan dua negara yang menghadirkan lebih banyak kolaborasi dalam mendukung pembangunan, serta bermanfaat bagi masyarakat Kota Padang," katanya.
Bagi Hildesheim, penamaan jembatan tersebut juga menjadi bukti bahwa hubungan Padang-Hildesheim berkembang melampaui hubungan antarpemerintah. Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer mengaku tersanjung atas penghormatan yang diberikan Pemerintah Kota Padang dan masyarakat.
"Di Hildesheim telah berdiri Jembatan Padang (Padang-Brücke), dan hari ini di Padang berdiri Jembatan Hildesheim. Ini merupakan simbol yang luar biasa dari persahabatan yang telah kita bangun dan pelihara sejak tahun 1988," ujar Ingo Meyer.
Ia menilai momentum tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan hubungan kedua kota sekaligus memperkuat ikatan persahabatan yang telah terpelihara selama 38 tahun.
Peresmian Jembatan Hildesheim turut disaksikan Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri RI Denny Abdi, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Ketua TP-PKK Kota Padang Dian Fadly Amran, Ketua GOW Kota Padang Sri Hayati Maigus Nasir, unsur Forkopimda, serta sejumlah tamu undangan.
Pemilihan kawasan Batang Arau sebagai lokasi Jembatan Hildesheim juga memperkuat makna simboliknya. Kawasan tersebut merupakan salah satu ruang penting dalam sejarah perkembangan Kota Padang, sehingga jembatan tidak hanya menghubungkan sisi kawasan, tetapi turut menjadi pengingat bahwa pembangunan kota dapat berjalan beriringan dengan upaya merawat sejarah dan hubungan internasional.
Memasuki usia 357 tahun, Padang menunjukkan bahwa kerja sama global dapat diterjemahkan ke dalam bentuk yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Jembatan Hildesheim menjadi penanda bahwa persahabatan yang dibangun antarkota dapat terus diwariskan, sekaligus membuka ruang bagi kolaborasi baru di masa mendatang.
(Charlie / Mul / Zulrifky / Lakti / Eqi)
© Copyright 2026, All Rights Reserved