PKK Bojonegoro Dorong Setiap Keluarga Beternak Ayam Petelur
Istimewa
Istimewa
Bojonegoro, InfoPublik – Memelihara 7–10 ayam petelur dan mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi menjadi dua langkah yang didorong Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bojonegoro untuk memperkuat ketahanan keluarga.
Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menyampaikan hal tersebut saat memberikan pembinaan kepada kader PKK di Balai Desa Tembeling, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (24/7/2026).
Cantika mengatakan TP PKK merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendukung lima prioritas pembangunan daerah. Melalui gerakan yang dimulai dari keluarga, para kader diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Salah satu program yang menjadi perhatian ialah Gayatri atau Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri. Program tersebut diarahkan untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan gizi sekaligus memperoleh tambahan pendapatan.
Jika sebelumnya pemerintah menyalurkan sekitar 54 ayam petelur kepada setiap keluarga penerima manfaat, gerakan PKK mendorong keluarga memulai peternakan mandiri dengan memelihara 7–10 ayam petelur.
Selain beternak, Cantika mengajak masyarakat mengelola sampah agar memberikan nilai ekonomi. Upaya itu dapat dilakukan melalui pemilahan sampah, pembuatan kompos, pengembangan bank sampah, serta pembuatan kerajinan dari barang bekas.
Menurutnya, langkah sederhana tersebut tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Cantika menegaskan keberhasilan gerakan PKK tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan. Dampak program terhadap kehidupan masyarakat harus menjadi tolok ukur utama.
Indikator tersebut antara lain penurunan angka tengkes, peningkatan kesehatan keluarga, pertumbuhan ekonomi rumah tangga, serta terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.
“Untuk itu, kader PKK diharapkan terus meningkatkan kapasitas diri dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak,” terangnya.
Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Bojonegoro juga menyerahkan bantuan kepada warga lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Salah seorang penerima bantuan, Sumiati, warga Desa Tembeling, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah.
“Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Saya sangat senang karena lansia masih diperhatikan oleh pemerintah. Semoga bantuan untuk para lansia bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Usai memberikan pembinaan, Cantika mengunjungi pos pelayanan terpadu penerima Program Gayatri untuk melihat secara langsung pelaksanaannya di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan santunan kepada penyandang disabilitas sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan TP PKK terhadap kelompok yang membutuhkan dukungan.
Melalui penguatan kapasitas kader, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan perlindungan kelompok rentan, TP PKK diharapkan terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.
[fif/nn]
© Copyright 2026, All Rights Reserved