Bupati Bener Meriah Ajak Warga Sukseskan Pemilihan Reje Serentak 2026
Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar
Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar
Redelong, InfoPublik – Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Reje (Kepala Desa) Serentak 2026 yang akan berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026, di 135 kampung yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Pemilihan Reje Serentak menjadi momentum demokrasi di tingkat kampung untuk memilih pemimpin yang mampu membawa kemajuan, kesejahteraan, dan keberlanjutan pembangunan bagi masyarakat.
Bupati Tagore mengimbau seluruh warga yang memiliki hak pilih agar menggunakan hak konstitusionalnya secara bertanggung jawab dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan memberikan suara secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
“Pemilihan Reje merupakan pesta demokrasi masyarakat kampung yang harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bener Meriah, khususnya di 135 kampung yang akan melaksanakan pemilihan, untuk menggunakan hak pilih dengan baik, menolak politik uang, menjaga persatuan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu ketentraman masyarakat,” ujar Tagore, Selasa (2/6/2026).
Ia menegaskan bahwa Pemilihan Reje bukanlah ajang untuk memecah belah masyarakat, melainkan sarana demokrasi untuk memilih pemimpin kampung yang amanah, berintegritas, dan mampu membawa perubahan yang lebih baik.
Dalam imbauannya, Bupati mengingatkan masyarakat untuk menolak segala bentuk politik uang karena dapat merusak kualitas demokrasi dan mencederai keadilan dalam proses pemilihan.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak melakukan intimidasi, tekanan, ancaman, maupun tindakan lain yang bertujuan memengaruhi pilihan warga atau memenangkan pihak tertentu.
Bupati juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, dan Polri agar tetap menjaga netralitas serta tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung.
Menurutnya, setiap pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku akan diproses sesuai peraturan perundang-undangan.
Tagore turut mengajak seluruh calon reje, tim pendukung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketenteraman, persatuan, dan ketertiban selama pelaksanaan pemilihan.
Ia juga menekankan pentingnya mengedepankan nilai-nilai musyawarah, persaudaraan, serta budaya Gayo dalam menyikapi berbagai dinamika yang muncul selama proses demokrasi berlangsung.
Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, termasuk hoaks dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah persatuan warga.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh pihak untuk menghormati hasil pemilihan yang telah ditetapkan sesuai ketentuan serta memberikan dukungan kepada reje terpilih demi keberlangsungan pemerintahan kampung dan percepatan pembangunan.
“Siapapun yang nantinya terpilih, mari kita hormati dan kita dukung bersama demi kemajuan kampung dan Kabupaten Bener Meriah,” katanya.
Tagore menambahkan, keberhasilan Pemilihan Reje Serentak tidak hanya diukur dari lancarnya proses pemungutan suara, tetapi juga dari terjaganya keamanan, persatuan, dan harmonisasi sosial di tengah masyarakat sebelum maupun setelah pemilihan berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), panitia pemilihan reje kampung, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen mendukung terselenggaranya Pemilihan Reje Serentak Tahun 2026 yang aman, tertib, damai, demokratis, dan bermartabat.