Kabupaten Buton Jadi yang Terbaik di Sultra untuk Percepatan Penurunan Stunting

: Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, M.Si. (tengah) menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai Terbaik 1 atas Kinerja Pemerintah Kabupaten Buton dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Upaya Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi pada Tahun 2023 dalam acara Musrenbang Provinsi Sulawesi Tenggara di Sahid Azizah Syariah Hotel & Convention Kendari, pada Kamis, 18 April 2024.


Oleh MC KAB BUTON, Jumat, 19 April 2024 | 11:00 WIB - Redaktur: Taofiq Rauf - 64


Kendari, InfoPublik - Pj. Bupati Buton La Ode Mustari menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai Terbaik 1 atas Kinerja Pemerintah Kabupaten dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Upaya Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi 2023.
 
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sultra di Sahid Azizah Syariah Hotel & Convention Kendari, Kamis, (18/4/2024).
 
“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan stunting. Penghargaan ini adalah hasil kerja keras dari kita semua, para OPD dan seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Buton,” ucap Pj. Bupati Buton.
 
Dalam acara tersebut Pj. Gubernur Sultra pun mengucapkan selamat kepada semua pihak yang menerima penghargaan atas kinerja yang dilakukan.
 
Andap juga menekankan pentingnya data sebagai base line atau dasar dalam menentukan kebijakan dan pengambilan keputusan.
 
“Kabar gembira telah berlaku Perda Pemprov Sultra No.3 tahun 2024 tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah berbasis data desa dan kelurahan presisi. Peraturan pertama di Indonesia yang bermuatan pengarusutamaan data dengan penekanan pentingnya integrasi tata kelola pemerintahan dan pembangunan berpedoman data dasar presisi,” jelasnya.
 
Kepala Daerah di Bumi Anoa ini usai acara tersebut menjelaskan kegiatan Musrenbang untuk menampung aspirasi dari kabupaten/kota dan juga menyampaikan data analisis-analisis kita.
 
“Disamping itu kita juga melihat lingkungan strategis dan juga kondisi eksisting yang ada sehingga dikumen perencanaan ini tidak asal-asalan bukan sekadar jadi tapi benar-benar memuat suatu produk yang berkualitas didasari kemampuan daerah,” ucapnya.
 
Hadir dalam acara tersebut bupati/walikota se-Sultra, Forkopimda se-Sultra, mewakili Mendagri Dirjen Bina Pemerintahan Desa La Ode Ahmad P. Bolombo, mewakili Menteri PPN/Bappenas Direktur Pangan dan Pertanian Vivi Yulaswati, Sekretaris Daerah Prov. Sultra Asrun Lio, dan para stake holder terkait.
 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KAB LUMAJANG
  • Rabu, 22 Mei 2024 | 22:27 WIB
Hamil di Usia Tepat Bisa Cegah Stunting
  • Oleh MC KAB LUMAJANG
  • Rabu, 22 Mei 2024 | 22:22 WIB
Bergerak Bersama Tangani Stunting di Lumajang