Jakarta InfoPublik – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengunjungi sejumlah booth organisasi dan komunitas kepemudaan dalam gelaran Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Sebelum pembukaan acara, Erick berkeliling meninjau stan pameran yang berada di depan lobi utama lokasi kegiatan. Ia menyapa para peserta, berdialog dengan perwakilan komunitas, serta melihat berbagai aktivitas dan program yang ditampilkan.
Sejumlah organisasi dan komunitas yang berpartisipasi antara lain Pramuka, Hikmahbudhi Berdikari, Duta Pora Jakarta, Wonogiri Youth Forum, Generasi Anti Kekerasan Indonesia, Sahabat Gizi, serta komunitas yang mengusung gerakan “Mudah-Mudahan” dengan menampung 100 harapan anak muda.
Kehadiran Menpora menarik perhatian pengunjung yang mayoritas merupakan kalangan muda. Sejumlah peserta secara bergantian meminta berfoto bersama. Erick pun menyambut antusias permintaan tersebut.
“Ayo sini, tidak apa-apa kita foto bersama,” ajak Erick kepada para peserta.
Komunitas Pemuda Apresiasi Ruang Kolaborasi
Kunjungan tersebut mendapat sambutan dari perwakilan komunitas yang mengikuti pameran. Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, UMKM, dan Kebudayaan Hikmahbudhi, Rio Andana, mengaku senang karena booth organisasinya mendapat perhatian langsung dari Menpora.
“Saya bangga Pak Menteri datang ke booth kami. Hikmahbudhi sangat mendukung dengan adanya Indonesia Youth Summit seperti ini,” kata Rio.
Keikutsertaan organisasi dan komunitas dalam IYS 2026 memberikan kesempatan untuk memperkenalkan kegiatan, gagasan, serta kontribusi mereka dalam pembangunan kepemudaan. Pameran juga menjadi ruang bagi peserta untuk saling mengenal dan membangun jejaring lintas komunitas.
Keterlibatan berbagai organisasi tersebut menunjukkan beragam bidang yang menjadi perhatian anak muda, mulai dari kepanduan, kebudayaan, ekonomi kreatif, kewirausahaan, kesehatan dan gizi, hingga gerakan pencegahan kekerasan.
Melalui kegiatan seperti IYS 2026, Kementerian Pemuda dan Olahraga mendorong terbukanya ruang pertemuan dan kolaborasi bagi organisasi serta komunitas pemuda. Ruang partisipasi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran generasi muda dalam menyampaikan gagasan dan menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.