Jakarta, InfoPublik – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka kesempatan bagi perusahaan dan instansi pemerintah untuk terlibat dalam Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 3 Angkatan II Tahun 2026. Pendaftaran mitra penyelenggara dibuka hingga 29 Oktober 2026, dengan proses yang mencakup pendaftaran daring, pemenuhan persyaratan administrasi, hingga verifikasi oleh Kemnaker.
Melalui program ini, perusahaan dan instansi tidak hanya berperan menyediakan tempat pemagangan, tetapi juga membantu lulusan perguruan tinggi memperoleh pengalaman kerja langsung serta mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan, program pemagangan menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan kompetensi lulusan pendidikan tinggi dengan kebutuhan nyata di lapangan. “Melalui pengalaman kerja ini, harapannya ada keselarasan antara pendidikan, keahlian, dan kebutuhan praktik di lapangan,” ujar Cris dalam kegiatan Sosialisasi Nasional dan Coaching Clinic Program MagangHub Batch 3 Angkatan II Tahun 2026 di Jakarta, Senin (26/10/2026).
Menurut Cris, keterlibatan perusahaan dan instansi pemerintah juga memberikan kesempatan bagi penyelenggara untuk mengenali potensi calon tenaga kerja sejak dini. Dengan demikian, mitra dapat membantu menyiapkan talenta yang sesuai dengan kebutuhan organisasi sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sosialisasi tersebut diikuti kepala dinas yang membidangi ketenagakerjaan di kabupaten/kota seluruh Indonesia, perwakilan badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serta unsur terkait lainnya.
Kemnaker berharap kegiatan ini dapat memperluas partisipasi mitra penyelenggara sehingga kesempatan pemagangan tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu, tetapi juga menjangkau berbagai daerah.
Program MagangHub terbuka bagi perusahaan swasta, BUMN/BUMD, perusahaan multinasional, serta kementerian dan lembaga pemerintah dari berbagai sektor. Perusahaan atau instansi yang berminat dapat mendaftarkan diri secara daring melalui portal resmi MagangHub Kemnaker.
Sebelum mendaftar, calon mitra perlu menyiapkan sejumlah persyaratan, antara lain akun SIAPkerja bagi operator yang ditunjuk, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta data dan kelengkapan Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP).
Proses pendaftaran meliputi beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran operator, pengisian data perusahaan atau instansi, pemenuhan persyaratan administrasi, hingga penyusunan dan pengajuan lowongan pemagangan.
Dalam pengajuan lowongan, mitra harus mencantumkan informasi yang dibutuhkan calon peserta, seperti posisi yang tersedia, kualifikasi pendidikan, kurikulum pemagangan, dan lokasi pelaksanaan. Kelengkapan informasi tersebut menjadi bagian penting agar kegiatan pemagangan memiliki arah pembelajaran yang jelas dan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.
Setelah pendaftaran diajukan, Kemnaker akan memverifikasi data perusahaan dan operator, keaktifan pelaporan WLKP, serta kesesuaian posisi atau lowongan dengan ketentuan program.
Lowongan yang dinyatakan memenuhi persyaratan dapat ditayangkan pada portal untuk dilamar calon peserta. Selanjutnya, mitra melakukan seleksi dan mengusulkan kandidat untuk mengikuti proses penetapan peserta oleh Kemnaker.
Kemnaker mengimbau perusahaan swasta, instansi pemerintah, lembaga negara independen, BUMN, serta entitas Danantara yang berminat menjadi mitra penyelenggara agar segera menyelesaikan proses pendaftaran sebelum batas waktu berakhir.
Pendaftaran mitra penyelenggara MagangHub Batch 3 Angkatan II Tahun 2026 dibuka hingga 29 Oktober 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan, tahapan, dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui portal resmi maganghub.kemnaker.go.id.
Partisipasi mitra diharapkan dapat memperluas akses lulusan perguruan tinggi terhadap pengalaman kerja langsung, sekaligus memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri maupun instansi pemerintah.