Jakarta, InfoPublik — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir mendorong Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) mempercepat penyusunan roadmap peningkatan prestasi olahraga berkuda nasional sekaligus mengembangkan potensi sport tourism sebagai bagian dari penguatan industri olahraga Indonesia.
Menurut Menpora, pembangunan organisasi olahraga tidak cukup hanya ditandai dengan kehadiran infrastruktur fisik, tetapi harus diikuti transformasi tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta program pembinaan atlet yang terukur dan berkelanjutan.
"Pembangunan olahraga tidak hanya soal gedung. Yang lebih penting adalah bagaimana organisasi berjalan dengan baik, memiliki program yang jelas, dan mampu melahirkan prestasi," ujar Erick dalam keterangan persnya yang diterima InfoPublik pada Senin (8/6/2026).
Menpora mengapresiasi langkah Pordasi yang mulai melakukan modernisasi organisasi melalui pengembangan sistem digital, sertifikasi pelaku olahraga berkuda, serta peningkatan standar mutu bagi berbagai profesi yang terlibat dalam ekosistem olahraga berkuda.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan tata kelola olahraga yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel sehingga mampu meningkatkan daya saing olahraga berkuda Indonesia di tingkat internasional.
Selain pembinaan prestasi, Erick menilai olahraga berkuda memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sektor sport tourism yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan dukungan fasilitas, kompetisi berkualitas, dan kawasan wisata yang terintegrasi, olahraga berkuda dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Olahraga berkuda memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi sport tourism di berbagai daerah. Ini dapat memberikan dampak ekonomi sekaligus memperluas basis pembinaan olahraga," katanya.
Pengembangan sport tourism sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah, penguatan industri kreatif dan pariwisata, serta peningkatan prestasi olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia unggul.
Erick menegaskan, Pordasi saat ini telah masuk dalam daftar cabang olahraga prioritas nasional yang mendapat perhatian khusus pemerintah. Karena itu, organisasi perlu menyiapkan peta jalan yang jelas untuk menghadapi berbagai ajang internasional, mulai dari SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade.
Menurutnya, roadmap tersebut harus memuat target prestasi, sistem pembinaan atlet, pengembangan kompetisi nasional, peningkatan kualitas pelatih, hingga penguatan industri pendukung olahraga berkuda.
Kementerian Pemuda dan Olahraga, lanjut Erick, siap memberikan dukungan terhadap program-program strategis yang disusun secara terbuka dan berbasis kebutuhan nyata pengembangan olahraga berkuda nasional.
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia, Aryo Djojohadikusumo, menargetkan olahraga berkuda Indonesia dapat terus meningkatkan prestasi sekaligus memperluas partisipasi masyarakat melalui pembinaan yang lebih terstruktur.
Optimisme tersebut didukung capaian positif cabang olahraga berkuda pada SEA Games 2025 yang berhasil menyumbangkan dua medali emas bagi Indonesia. Prestasi tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing atlet nasional pada ajang yang lebih tinggi.
Dengan penguatan organisasi, digitalisasi layanan, peningkatan standar profesi, serta penyusunan roadmap jangka panjang, olahraga berkuda diharapkan tidak hanya menjadi cabang olahraga berprestasi, tetapi juga mampu berkembang sebagai industri olahraga yang memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional.