Jakarta, InfoPublik – Masalah obesitas yang kian meningkat menjadi tantangan global yang dipicu oleh berbagai faktor kompleks, mulai dari gaya hidup dan lingkungan hingga akses pendidikan dan kesehatan mental.
Menyoroti hal tersebut, Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Sten Frimodt Nielsen, dalam sambutannya pada Obesity Disease Awareness Event: Harapan Yang Meringankan di Jakarta, Kamis (7/5/2026), menekankan pentingnya kesadaran dan aksi kolektif dalam menghadapi isu kesehatan ini.
Kegiatan tersebut merupakan sebuah inisiatif hasil kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI, untuk mengampanyekan pencegahan obesitas. Nielsen menggarisbawahi bahwa pemahaman yang mendalam mengenai obesitas akan memungkinkan individu dan institusi memberikan respons yang lebih baik.
Menurutnya, penanganan obesitas tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan upaya bersama yang melibatkan kepemimpinan publik yang kuat, keterlibatan aktif sektor layanan kesehatan, keterlibatan industri yang bertanggung jawab, serta peningkatan kesadaran di tingkat komunitas. "Mengatasi obesitas membutuhkan upaya bersama. Tidak ada aktor tunggal yang bisa menyelesaikannya sendiri," tegas Nielsen.
Berkaca pada pengalaman di Denmark, Nielsen menyampaikan bahwa pencegahan dan tindakan dini adalah kunci utama. Ia mendorong perubahan kebiasaan sehari-hari yang lebih sehat, baik melalui nutrisi yang lebih baik maupun aktivitas fisik yang teratur. "Seringkali perubahan besar dimulai dari hal-hal sederhana. Langkah-langkah kecil dalam rutinitas harian dan peningkatan kesadaran yang dilakukan secara konsisten akan bergabung menjadi dampak besar bagi kesehatan jangka panjang," ungkapnya.
Salah satu poin penting yang diangkat oleh Nielsen adalah urgensi untuk menghapus stigma terhadap penderita obesitas. Ia menegaskan bahwa obesitas bukanlah sekadar masalah tanggung jawab pribadi, melainkan masalah kesehatan yang memerlukan pemahaman, perawatan, dan dukungan yang tepat. "Inisiatif seperti pemeriksaan kesehatan (skrining), konsultasi, dan diskusi terbuka diharapkan dapat membantu masyarakat memahami kondisi kesehatan mereka sendiri dengan cara yang positif dan suportif," ujarnya.
Menutup pernyataannya, ia juga memberikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan RI atas komitmen dalam memprioritaskan kesehatan publik. Ia optimistis kolaborasi ini akan menciptakan kesadaran yang lebih kuat dan langkah-langkah nyata menuju masyarakat yang lebih sehat. "Kampanye 'Lawan Obesitas' adalah sebuah ajakan bukan hanya untuk merenung, tetapi untuk bertindak," pungkasnya.