Jakarta, InfoPublik — Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran yang dijalankan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 2025 mendapat apresiasi dari satuan pendidikan penerima manfaat di Kota Medan. Dukungan pemerintah pusat dinilai berdampak langsung pada peningkatan kualitas sarana prasarana, pembelajaran berbasis teknologi, serta lingkungan belajar yang lebih sehat dan inklusif.
Kepala SMK Negeri 7 Medan, Evi Herawati Lubis, menyampaikan terima kasih atas bantuan revitalisasi senilai Rp3,17 miliar yang diterima sekolahnya. Dana tersebut dimanfaatkan untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan guna menunjang proses belajar mengajar. Selain itu, SMKN 7 Medan juga memperoleh dukungan Digitalisasi Pembelajaran berupa perangkat pembelajaran digital yang memperkuat transformasi pembelajaran berbasis teknologi.
Menurut Herawati, integrasi revitalisasi fisik dan digitalisasi menjadi fondasi penting dalam penguatan pendidikan vokasi. Dengan jumlah peserta didik lebih dari 2.000 siswa, SMKN 7 Medan berkomitmen mengoptimalkan bantuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya pada program keahlian akuntansi dan manajemen bisnis, sekaligus memperluas kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri. “Melalui dukungan dua program tersebut, kami siap memanfaatkan bantuan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja,” ujar Herawati, dalam Peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di Kota Medan, Minggu (4/1/2026).
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Sekolah UPT SDN 067253 Medan Deli, Evayanti. Sekolahnya menerima bantuan sarana sanitasi berupa pembangunan dua unit toilet, masing-masing untuk murid putra-putri disabilitas dan toilet umum. Bantuan ini dinilai meningkatkan kenyamanan, kesehatan, serta kualitas lingkungan belajar. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta Mendikdasmen Abdul Mu’ti. Fasilitas sanitasi yang lebih layak, baru, dan higienis ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta semangat belajar murid,” tutup Evayanti.
Melalui penguatan revitalisasi sarana prasarana, peningkatan sanitasi sekolah, dan percepatan digitalisasi pembelajaran secara berkelanjutan, Kemendikdasmen terus mendorong pemerataan kualitas pendidikan serta mempercepat pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.