Menko AHY Tinjau Fasilitas Pengendalian Banjir Rob di Pantai Utara Jakarta

: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengunjungi sejumlah fasilitas pengendalian banjir rob di wilayah Pantai Utara Jakarta, Senin (4/11/2024). Foto. Kemenko Infrastruktur


Oleh Fatkhurrohim, Selasa, 5 November 2024 | 05:41 WIB - Redaktur: Untung S - 132


Jakarta, InfoPublik — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan ke sejumlah fasilitas pengendalian banjir rob di wilayah Pantai Utara Jakarta pada Senin (4/11/2024). Dalam kunjungan itu, Menko AHY menekankan pentingnya infrastruktur pengendalian banjir yang efektif untuk mengurangi dampak banjir rob di kawasan pesisir Jakarta.

Kunjungan AHY dimulai dengan inspeksi tanggul di Kali Baru, yang berfungsi sebagai perlindungan awal terhadap air pasang laut. Selanjutnya, ia mengunjungi Stasiun Pompa Sentiong, fasilitas pengendalian banjir terbesar di Jakarta Utara.

Stasiun ini dilengkapi dengan lima pompa utama, masing-masing dengan kapasitas mampu mengalirkan hingga 10 meter kubik air per detik. AHY menegaskan bahwa pompa besar ini berperan krusial dalam mengurangi risiko banjir rob, terutama di wilayah Ancol dan tujuh kecamatan yang berada di sekitar Kali Sentiong.

Sejak mulai beroperasi tahun lalu, stasiun ini telah menunjukkan hasil positif dalam mengendalikan air pasang di wilayah sekitarnya, mengurangi potensi kerugian akibat banjir rob. “Pompa Sentiong adalah yang terbesar di Indonesia, dengan kapasitas yang mampu menangani volume air yang tinggi. Ini sangat signifikan dalam upaya pengendalian banjir rob di Jakarta Utara,” ujar AHY.

AHY berharap agar pembangunan dan pengembangan infrastruktur pengendalian banjir ini dapat terus berlanjut dan diperkuat, terutama di kawasan-kawasan rawan. “Ke depan, kami berharap infrastruktur ini dapat semakin melindungi kota dari bahaya banjir, khususnya bagi masyarakat di tujuh kecamatan sekitar Kali Sentiong dan Ancol,” tutupnya.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Rabu, 30 Oktober 2024 | 15:07 WIB
Dukung Swasembada Pangan, Kementerian PU Percepat Konstruksi Bendungan di Aceh
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Rabu, 2 Oktober 2024 | 15:19 WIB
Bendungan Temef Bisa Penuhi Air Baku dan Irigasi 4.500 Hektare Lahan di NTT
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Senin, 26 Agustus 2024 | 17:37 WIB
Presiden Jokowi sudah Resmikan 44 Bendungan selama 10 Tahun Kepemimpinannya
  • Oleh MC KOTA SINGKAWANG
  • Selasa, 20 Agustus 2024 | 21:07 WIB
Pemkot Publikasi Rencana Induk Pengendalian Banjir di Singkawang