Jakarta, InfoPublik - Pasukan Brimob II Korps Brimob Polri melakukan pengamanan pada puncak peringatan Hari Kemerdekaan ke-79 RI di Ibukota Nusantara (IKN).
Secara khusus, Pasbrimob II Korps Brimob Polri telah membentuk Satgas Kontinjensi yang bertanggung jawab untuk mengantisipasi dan menangani berbagai bentuk Gangguan Kamtibmas Intensitas Tinggi (GKIT) seperti aksi tindak pidana terorisme, aksi tindak pidana yang menggunakan senjata api dan bom, konflik sosial, aksi anarkis, dan kejadian bencana alam.
Dalam keterangan resminya, Sabtu (17/8/2024), Selaku Dansatgas Kontinjensi, Komandan Pasukan Brimob II Korps Brimob Polri Brigjen Arief Budiman menyampaikan bahwa sebanyak 280 personel Pasbrimob II dilibatkan dalam berbagai subsatgas diantaranya, subsatgas Aksi Khusus, PHH, SAR, deteksi dini, dan subsatgas Banops.
Adapun pola kontinjensi yang diterapkan adalah pola penggelaran kekuatan imbangan dan pola penggelaran kekuatan penebalan.
Komandan Resimen I Gegana Pasbrimob II Kombes Pol. Bambang Wiji Asmoro selaku Kasubsatgas Aksi Khusus, menyatakan dalam pengerahan dan penggelaran kekuatan satgas kontinjensi pada dasarnya seluruh personel telah dilengkapi dengan berbagai alut dan alsus sesuai dengan subsatgasnya.
Dengan begitu, jelas dia, secara efektif dapat digunakan oleh seluruh personel Satgas Kontinjensi dalam melakukan berbagai penanganan situasi kontinjensi yang mungkin terjadi selama pelaksanaan rangkaian kegiatan puncak peringatan Hari Kemerdekaan ke-79 RI di IKN.
Ia menjelaskan, sasaran utama yang diamankan oleh Satgas Kontinjensi meliputi jalur VIP, wilayah IKN dengan fokus area Istana Garuda, lokasi tempat upacara pengibaran bendera serta lokasi tempat berkumpulnya masyarakat yang turut hadir di Plaza Ceremony.
Ia memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan serta keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan tugas Satgas Kontinjensi Pasbrimob II Korps Brimob Polri.