HLF-MSP Indonesia 2024, Mencari Solusi atas Tantangan Global
Foto: Tangkapan Layar Kanal Youtube FMB9ID_ IKP
Foto: Tangkapan Layar Kanal Youtube FMB9ID_ IKP
Jakarta, InfoPublik - Tantangan global yang begitu nyata telah menciptakan kesenjangan global yang makin melebar. High-Level Forum on Multi Stakeholder Partnership (HLF-MSP) pada 1-3 September 2024 di Bali, Indonesia, akan menjadi ajang kolaborasi berbagai pemangku kepentingan untuk mencari solusi atas tanttangan atau permasalahan global.
Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kementerian PPN/Bappenas, Bogat Widyatmoko dalam MEDIA BRIEFING: INDONESIA'S ROLE AS HOST OF THE HLF ON MSP AND THE 2ND INDONESIA-AFRICA FORUM di Jakarta, Kamis (1/8/2024) menjelaskan bahwa HLF-MSP Indonesia 2024 dilatarbelakangi oleh permasalahan dunia atau global chalanges.
Menurutnya, dunia saat ini mengalami apa yang dinamakan dengan global policrisis yakni tensi geopilitik yang meningkat sebagaimana yang terjadi di Rusia dan Ukraina serta di wilayah lainnya.
Kemudian juga mengalami Triple Planetary Crisis, yaitu mulai dari perubahan iklim, berkurangya keanekaragamaan hayati, polusi. Lalu Global Supply Chain Disruption, dan extreme poverty.
Lalu ada Trust Deficit in Multilateralism, artinya kita mengalami keluhan trust dari kerjasama-kerjasama multilateral, kita melihat bahwasannya beberapa negara intensitas kerjasamanya berkurang dibandingkan dengan satu dekade yang lalu.
Kondisi-kondisi ini kemudian diperparah lagi atau diperburuk oleh kondisi global pandemi yang kita lami bersama, berupa pandemi COVID-19 yang menerpa hampir seluruh dunia.
"Kondisi ini berdampak pada, paling tidak dua, pertama adalah kesenjangan anatra negara utara-selatan yang semakin melebar. Padahal sebelum krisis terjadi kita sangat optimis dapat tumbuh bersama. Kedua adalah beberapa sasaran pencapaian SDG's berada dibawah yang seharusnya meskipun dari beberapa penilaian Indonesia masih on the right track," kata Bogat.
Ia menambahkan, selain permasalahan-permalasahan lain dan dampak nya, di sisi lain dalam RPJMN 2025-2045, Indonesia mempunyai visi bahwa kita ke depan harus memiliki kepemimpinan dalam komunitas global
"Kita mengadakan High-Level Forum on Multi Stakeholder Partnership (HLF-MSP) pada 1-3 September 2024 di Bali, Indonesia. Forum ini adalah forum kolaborasi bersama negara-negara Selatan-Selatan maupun negara-negara Utara-Selatan untuk dapat mengatasi dampak yang terjadi di dunia saat ini. Melalui forum ini kita mengharapkan kolaborasi yang dapat mentransformasi beberapa platform untuk mengatasi isu global," ujar Bogat.
Salah satu kunci keberhasilan dalam kemitraan multi pihak adalah adanya sikap dan rasa saling percaya, menghormati, dan saling memahami peran masing-masing pemangku kepentingan. Penyelenggaraan High Level Forum on Multi Stakeholder Partnership dan Indonesia-Africa Forum II tahun 2024 ini sangat strategis untuk mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
"Dunia membutuhkan suatau tatanan baru dalam sistem kepemerintahan untuk mengatasi poli krisis. Selain itu kita juga membutuhkan inovasi dan kolaborasi yang berorientasi pada hasil, yang tentu saja ini semua akan menjadi katalisator bagi pencapaian SDG's maupun memperkecil kesenjangan global," pungkas Bogat.
© Copyright 2026, All Rights Reserved