Jakarta, InfoPublik - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar kegiatan Anti-Corruption Knowledge Week (ACKNOW) 2024, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas organisasi melalui pendidikan dan berbagi pengetahuan.
Ketua KPK, Nawawi Pomolango, menyampaikan bahwa ACKNOW merupakan platform yang vital bagi pegawai KPK untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi mereka. Acara ini telah diadakan sejak tahun 2019 dan terbukti menjadi sarana efektif dalam memperkuat kemampuan internal KPK.
“ACKNOW tidak hanya sebagai ajang pembelajaran, tetapi juga sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan responsivitas KPK terhadap tuntutan masyarakat. Saat ini, tantangan yang dihadapi KPK semakin besar, terutama setelah revisi UU KPK yang menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga ini,” ujar Nawawi dalam sambutannya di Auditorium Randi Yusuf, Gedung Anti-Corruption Learning Centre (ACLC) KPK, Jakarta, pada Senin (8/7/2024).
Nawawi menggambarkan perjalanan KPK selama dua dekade sebagai perlawanan yang tidak kenal menyerah dalam memerangi korupsi. Meskipun menghadapi berbagai ujian dan tantangan, KPK tetap konsisten dalam mengawal penegakan hukum, dengan hampir semua kasus korupsi yang dihadirkan ke pengadilan berhasil diputuskan bersalah.
“Komitmen untuk tidak menyerah ini tercermin dalam tema ACKNOW 2024, ‘Bangkit dengan Pengetahuan’, yang sangat relevan dengan semangat KPK untuk memperbaiki citra dan kinerja lembaga,” tambah Nawawi.
Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana, menjelaskan bahwa ACKNOW 2024 merupakan gabungan dari berbagai bentuk pengetahuan, baik yang didapat dari pendidikan formal maupun non-formal selama bertugas di KPK. Acara ini tidak hanya menjadi forum untuk berbagi pengalaman antarpegawai KPK, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap mereka yang telah menyelesaikan pendidikan di dalam dan luar negeri.
“Kegiatan utama adalah proses knowledge sharing yang melibatkan 22 pegawai KPK yang telah menyelesaikan pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik dalam maupun luar negeri. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keilmuan dan budaya belajar di kalangan pegawai KPK, khususnya yang baru bergabung sebagai CPNS,” jelas Wawan.
Selain dari internal KPK, kegiatan ACKNOW 2024 juga diwarnai dengan kehadiran sejumlah narasumber ahli di bidangnya, seperti Mantan Wakil Ketua KPK 2015 – 2019, Laode M. Syarif, dan Mantan Direktur Utama PT KAI Persero 2009-2014, Ignasius Jonan. Mereka bersama Spesialis Media Sosial Kementerian Keuangan, Farchan Noor Rachman, EVP dan CAO PT Paragon Technology and Innovation, Miftahuddin Amin, Pendiri Akon Labs, Roby Muhamad, serta Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia (TII), Danang Widoyoko, turut berbagi wawasan dalam upaya memperkuat tata kelola dan pemberantasan korupsi di Indonesia.