Dukung Kegiatan Belajar, Pertamina Hadirkan PLTS
llustrasi - Pembangkit Listrik Tenaga surya (PLTS) Pertamina NRE. (ANTARA/HO-Pertamina NRE)
llustrasi - Pembangkit Listrik Tenaga surya (PLTS) Pertamina NRE. (ANTARA/HO-Pertamina NRE)
Jakarta, InfoPublik - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menghadirkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), untuk mendukung kegiatan belajar di sekolah melalui Program Sekolah Energi Berdikari (SEB).
Hal tersebut disampaikan Manajer Corporate Communication & Stakeholder Management Pertamina NRE, Susanto August Satria, melalui keterangan resmi, Jumat (31/7/2026). “Melalui Sekolah Energi Berdikari, kami ingin menghadirkan pemanfaatan energi terbarukan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Susanto.
Susanto mengatakan, Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan manfaat energi terbarukan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan. “Di lingkungan sekolah, kehadiran PLTS diharapkan dapat membantu mendukung aktivitas belajar mengajar sekaligus memperkenalkan pemanfaatan energi bersih kepada generasi muda melalui pengalaman yang dekat dengan keseharian mereka,” ujarnya.
Salah satu sekolah yang menerima manfaat ini adalah SMPN 2 Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, dengan PLTS berkapasitas 2,2 kWp dengan baterai 5 kWh.
Kehadiran PLTS tersebut memberikan akses terhadap sumber energi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi lingkungan sekolah.Selain mendukung aktivitas sekolah, fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi para siswa untuk mengenal penerapan teknologi energi terbarukan secara langsung.
Program SEB di SMPN 2 Mandau memberikan manfaat bagi 768 siswa dan 5 guru.
Selain mendukung kegiatan sekolah, pemanfaatan PLTS juga memberikan kontribusi terhadap upaya pengurangan emisi dan efisiensi energi.
Sistem yang terpasang diproyeksikan mampu mengurangi emisi karbon sebesar 2,25 ton CO₂ per tahun, serta memberikan efisiensi biaya listrik sekitar Rp295.728 per tahun.
Manfaat tersebut melengkapi nilai edukasi yang dihadirkan melalui pemanfaatan energi surya di lingkungan sekolah.
“Dari sekolah, kami berharap semakin banyak generasi muda yang mengenal, memahami, dan nantinya turut mengambil peran dalam perjalanan menuju masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.
© Copyright 2026, All Rights Reserved