Sanur, InfoPublik — Indonesia dan Malaysia memiliki perhatian bersama terhadap perlindungan anak di ruang digital. Sehingga mampu mendorong pertukaran pengalaman yang memperkuat keamanan pengguna internet.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Viada Hafid, mengatakan Bali Tech Week 2026 menjadi salah satu forum untuk membahas tantangan keselamatan anak di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan platform digital. “Indonesia dan Malaysia memiliki kepentingan serta perhatian yang sama terhadap persoalan tersebut,” ujar Meutya saat memberikan sambutan pada Bali Tech Week 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Selasa (20/10/2026).
Menurutnya, Indonesia dan Malaysia memiliki aspirasi bersama untuk menciptakan masa depan digital yang lebih aman bagi generasi mendatang. “Kami merasa sangat penting untuk saling berbagi pandangan dan pengalaman mengenai upaya perlindungan anak di ruang digital,” kata Meutya Hafid.
Meutya menilai pertukaran pandangan antarpemerintah diperlukan untuk menghadapi tantangan penggunaan teknologi yang terus berkembang, terutama yang berkaitan dengan keselamatan anak ketika mengakses internet.
Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan digital yang memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk memanfaatkan teknologi tanpa mengabaikan aspek perlindungan pengguna.
Sementara itu, Menteri Komunikasi Malaysia, Ahmad Fahmi Mohamed Fadzil, mengungkapkan telah melakukan pertemuan bilateral secara informal dengan Meutya dalam rangkaian Bali Tech Week 2026.
Menurut Fahmi, pertemuan itu menjadi kesempatan untuk mempererat komunikasi dan membahas kelanjutan hubungan kerja sama kedua negara. “Di sisi lain, saya berkesempatan bertemu dengan Menteri Meutya, dan kami berhasil melakukan pertemuan bilateral secara informal,” ujar Fahmi.
Ia mengatakan keduanya juga telah menyepakati rencana pertemuan lanjutan untuk meneruskan berbagai pembahasan. “Kami juga sepakat untuk kembali bertemu dalam waktu dekat, mungkin di Singapura, guna melanjutkan berbagai pembahasan dan semakin memperkuat hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan sangat baik,” katanya.
Fahmi Fadzil menilai hubungan kerja Indonesia dan Malaysia perlu terus diperkuat melalui komunikasi serta pertukaran pengalaman dalam menghadapi tantangan teknologi digital.