Banyuwangi, InfoPublik – Turnamen Futsal Wabup Cup Banyuwangi 2026 resmi berakhir dengan pertandingan final kategori sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) di Gedung Olahraga (GOR) Tawangalun, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (7/11/2026).
Tiga tim berhasil meraih gelar juara pada kategori pelajar, yakni SDN 1 Lateng, SMPN 1 Genteng, dan MAN 1 Banyuwangi (A).
Pada kategori SD, SDN 1 Lateng keluar sebagai juara setelah mengalahkan SDIT Al-Qomar dengan skor 4-1.
Sementara itu, SMPN 1 Genteng meraih gelar juara kategori SMP seusai menang tipis 3-2 atas SMPN 1 Kalipuro.
Di kategori SMA, pertandingan final mempertemukan dua tim dari sekolah yang sama, yakni MAN 1 Banyuwangi (A) dan MAN 1 Banyuwangi (B).
Dalam pertandingan tersebut, MAN 1 Banyuwangi (A) berhasil memastikan gelar juara setelah menang 1-0 atas MAN 1 Banyuwangi (B).
Babak final yang disaksikan ribuan suporter tersebut menjadi puncak rangkaian turnamen yang berlangsung sejak 23 Oktober 2026.
Turnamen tahun ini diikuti 180 tim dengan total 2.160 peserta, terdiri atas 1.584 peserta kategori pelajar dan 576 peserta kategori umum.
Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, yang hadir sekaligus menyerahkan piala kepada para pemenang, mengapresiasi perjuangan seluruh peserta.
"Selamat kepada seluruh finalis. Kalian telah berjuang dengan luar biasa," ujar Mujiono.
Menurutnya, turnamen yang telah diselenggarakan sejak 2016 tersebut menjadi salah satu wadah pembinaan sekaligus penjaringan calon atlet futsal di Banyuwangi.
"Sejak 2016, Wabup Cup hadir menjadi ruang pembinaan dan pencarian bibit atlet futsal. Yang kita cari bukan hanya pencetak gol, tetapi anak-anak yang disiplin, kompak, menghormati lawan, dan tidak mudah menyerah. Ini bukti nyata bahwa semangat olahraga anak-anak Banyuwangi terus tumbuh," ungkapnya.
Mujiono menekankan bahwa keberhasilan dalam olahraga tidak hanya diukur melalui kemenangan, tetapi juga melalui kedisiplinan, kerja sama tim, dan sikap menghormati lawan.
Ia berpesan kepada tim juara agar tetap rendah hati dan terus meningkatkan kemampuan. Sementara itu, peserta yang belum berhasil meraih kemenangan diminta tidak kehilangan semangat untuk berlatih.
"Hari ini boleh kalah di papan skor, tetapi jangan kalah dalam semangat belajar. Saya berharap sekolah, klub, pelatih, dan orang tua terus mendampingi para atlet muda ini. Prestasi besar lahir dari latihan yang konsisten dan karakter yang baik," tegasnya.
Mujiono juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, wasit, pelatih, orang tua, sponsor, dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan turnamen.
Melalui Wabup Cup 2026, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap pembinaan atlet futsal usia sekolah dapat terus berkembang dan melahirkan pemain muda yang mampu berprestasi pada kompetisi berikutnya. (*)