Pasar Seni Taman Budaya Riau Jadi Wadah Promosi Karya Seniman Lokal
Penyelenggaraan Pasar Seni Taman Budaya Riau 2026. (Istimewa)
Penyelenggaraan Pasar Seni Taman Budaya Riau 2026. (Istimewa)
Pekanbaru, InfoPublik – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendorong pengembangan seni, budaya, dan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan Pasar Seni Taman Budaya Riau 2026 sebagai ruang bagi seniman untuk memperkenalkan karya sekaligus membuka peluang promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Sang Nila Utama, Tengku Leni Rahayu, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat ekosistem kebudayaan dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap karya seni daerah.
"Pasar Seni Taman Budaya Riau Tahun 2026 merupakan bentuk ikhtiar nyata dalam mendukung pengembangan, pelestarian, dan pemajuan kebudayaan, khususnya di bidang seni dan ekonomi kreatif di Provinsi Riau," katanya di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (6/11/2026).
Menurutnya, Pasar Seni Taman Budaya Riau dirancang untuk memberikan kesempatan kepada seniman dan komunitas seni dalam memamerkan serta mempertunjukkan karya kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut mencakup berbagai cabang seni, mulai dari seni rupa, kriya, musik, tari, teater, hingga sastra.
"Adapun maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah memberikan ruang dan kesempatan kepada para seniman untuk memamerkan serta mempergelarkan karya seni kepada masyarakat luas. Meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap berbagai cabang seni, meliputi seni rupa, kriya, musik, tari, teater, dan sastra," jelas Tengku Leni.
Selain menjadi ruang apresiasi, Pasar Seni juga diarahkan untuk meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kebudayaan.
Partisipasi generasi muda dinilai penting untuk mendukung regenerasi seniman dan menjaga keberlanjutan tradisi serta kreativitas budaya daerah.
"Kemudian, mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pelbagai kegiatan seni dan budaya. Memperkuat keberadaan komunitas seni serta ekosistem kebudayaan yang sehat di Provinsi Riau," ungkapnya.
Tengku Leni menambahkan, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM dan usaha kuliner lokal untuk memperkenalkan serta memasarkan produk mereka.
Keterlibatan pelaku usaha diharapkan dapat memperkuat hubungan antara aktivitas seni budaya dan pengembangan ekonomi masyarakat.
"Selanjutnya, memberikan ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku UMKM serta usaha kuliner lokal masyarakat. Hingga, meningkatkan peran Taman Budaya Riau sebagai pusat aktivitas, kreativitas, dan apresiasi seni budaya di Bumi Lancang Kuning," tuturnya.
Melalui penyelenggaraan Pasar Seni, Pemprov Riau berharap Taman Budaya Riau semakin berperan sebagai pusat kegiatan seni, kreativitas, dan interaksi masyarakat.
"Dengan ekosistem yang semakin kuat, seni dan budaya Melayu Riau tidak hanya terjaga sebagai warisan daerah. Tetapi juga berkembang menjadi kekuatan kreativitas hingga ekonomi yang memberikan manfaat luas." pungasnya.
© Copyright 2026, All Rights Reserved